Berita Sumba Timur
Bupati Khristofel Praing Luncurkan Pemulihan Ekosistem Cendana di Sumba
Bupati Sumba Timur Drs. Khristofel Praing meluncurkan secara resmi program Pemulihan Ekosistem Cendana di Sumba
Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Bupati Sumba Timur Drs. Khristofel Praing meluncurkan secara resmi program Pemulihan Ekosistem Cendana di Sumba, Sabtu 22 Januari 2022 pagi.
Peluncuran program yang digagas Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Green Justice Indonesia bersama pemerintah kabupaten Sumba Timur itu dilaksanakan di Kelu, Kelurahan Prailiu Kecamatan Kambera Sumba Timur.
Peluncuran program itu ditandai dengan pemukulan pata lamba (gendang) oleh Bupati Khristofel Praing di panggung utama kegiatan. Selain itu, dilakukan pula penandatangan dokumen kesepahaman oleh Bupati Khristofel Praing, Direktur WALHI NTT Umbu Wulang dan Direktur Green Justice Indonesia, Dana Prima Tarigan.
Baca juga: Bupati Sumba Timur Soal Investasi Proyek PLTS : Kalau Dampak Lebih Besar Dari Resiko Kita Terima
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur pemerintahan Kabupaten Sumba Timur, diantaranya Sekda Domu Warandoy dan kepala OPD Lingkup Setda Sumba Timur serta Wakil Ketua DPRD Sumba Timur, Jonathan Hani, serta.
Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Walhi dan Green Justice Indonesia yang menginisiasi pemulihan ekosistem Cendana di Sumba itu.
Perintah Sumba Timur, sebut Bupati Praing, siap bekerja sama dengan pihak Walhi dan Green Justice Indonesia mendukung dan mengembangkan budidaya Cendana khususnya di Wilayah Sumba Timur.
"Bahwa kita mempunyai persepsi yang sama, secara kultural Sumba Timur harus dikembalikan dan dijadikan sebagai pulau yang dikenal dengan Pulau Cendana," ujar Bupati Praing.
Perintah Sumba Timur, lanjut Bupati Praing, akan mengeluarkan berbagai upaya untuk memastikan budidaya Cendana berhasil dan mendatangkan manfaat bagi masyarakat dan daerah. "Mudah mudahan mendatangkan berkat bagi masyarakat dan daerah," ujar dia.
Baca juga: Polisi Tahap Dua Kasus Pencemaran Nama Baik Mantan Bupati Sumba Timur, AOF : Saya Kooperatif
Direktur WALHI NTT, Umbu Wulang mengatakan pihaknya menginisiasi pemulihan ekosistem Cendana sejak Juni 2021 lalu. Mereka telah membentuk 40 kelompok tani Cendana yang tersebar di empat kabupaten se Pulau Sumba.
"Kita bentuk kelompok dan dampingi mereka untuk melakukan pembibitan dan penanaman cendana untuk kelompok tani," ujar Umbu Wulang.
Ia menyebut, pada gelombang pertama, pihaknya mengusahakan 20 ribu bibit Cendana untuk 40 kelompok tani di Sumba. Masing masing kelompok yang terdiri dari 10 anggota membudidayakan sebanyak 300 pohon.
Program tersebut kata dia merupakan program berkelanjutan, karena itu pihaknya meminta dukungan pemerintah dengan menyediakan regulasi sebagai payung hukum agar pemerintah desa dapat menganggarkan dari dana desa.
"Kita berterima kasih karena ada komitmen dari kabupaten. Kita fokus pada masyarakat kecil agar mengusahakan sebagai tabungan masa depan mereka," kata Umbu Wulang.
Bisnis Cendana, kata dia, seperti ada dan tiada. Karena itu pihaknya, memilih untuk memulihkan ekosistem baik ekosistem alam maupun ekosistem bisnis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-khristofel-praing-luncurkan-pemulihan-ekosistem-cendana-di-sumba.jpg)