Breaking News:

Berita Malaka

Bapenda NTT Berikan Reward buat Elemen yang Sadar dan Taat PKB di Malaka

Bapenda NTT mengapresiasi buat pemerintah dan elemen juga institusi terkait lainnya di Kabupaten Malaka

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG
PIAGAM - Bupati Malaka, Simon Nahak bersama Wabup juga Ketua DPRD Malaka, jajaran UPT Penda Malaka serta penerima penghargaan foto bersama, Rabu 13 Januari 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN - Badan Pendapatan dan Aset Daerah Nusa Tenggara Timur ( Bapenda NTT) mengapresiasi buat pemerintah dan elemen juga institusi terkait lainnya di Kabupaten Malaka dalam upaya mendukung program peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) NTT.

Bentuk apresiasi ini ditunjukan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada organisasi atau lembaga dan masyarakat sadar dan taat PKB untuk wilayah Malaka.

Wujud nyata dukungan bersama ini, menempatkan Malaka sebagai kabupaten kedua di NTT memberi kontribusi penerimaan PAD tertinggi setelah Kota Kupang.

Sekretaris Bapenda NTT,  Yoseph Florianus Napan dalam arahannya saat penyerahan piagam penghargaan di Betun, Rabu 13 Januari 2022 menyampaikan terima kasih berlimpah kepada Bupati, wakil bupati dan Ketua DPRD Malaka juga elemen terkait yang turut andil mendukung program peningkatan PAD NTT.

Baca juga: Tim UPT Penda Malaka dan Polsek Wewiku Jaring Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor

Dikatakan Yoseph, walaupun dalam dua tahun terakhir daerah ini dilanda pandemi covid-19, tetapi berbagai inovasi dilakukan jajaran UPT Penda Malaka.

Berbagai inovasi berupa pembuatan aplikasi untuk mendapatkan data kendaraan yang hilang. Tidak  cukup dengan aplikasi tapi dukungan Pemda Malaka dan elemen terkait lain sangat dirasakan banyak manfaatnya.

"Sebagai bentuk apresiasi dukungan Pemda maka dari penerimaan PKB ada sistem bagi  hasil 30 persen buat daerah. Kami sangat berterima kasih buat pemda, aparat Polri, tokoh agama, para camat, pihak Bank NTT serta elemen terkait lain atas dukungannya," kata Yoseph.

Sementara Kepala UPT Penda NTT Wilayah Malaka, Clara F Bano dalam laporannya menyampaikan bahwa sesuai tupoksi memang pihaknya menjalankan tugas menagih pajak kendaraan bermotor (PKB) dan menarik  biaya balik nama kendaraan  jenis 1, 2.

Baca juga: Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Respon Baik Program Tax Amnesty

Namun khusus biaya balik nama pihaknya belum bisa karena  masih di Belu. Khusus target penerimaan tahun 2021, pihaknya ditargetkan  sebesar Rp  20, 797 Miliar lebih  dan penerimaan  akhir tahun 2021 tercatat penerimaan mencapai  Rp 13 Miliar lebih  atau 64, 76 persen.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved