Breaking News:

Berita Kota Kupang

Dugaan Kasus Korupsi di Hypermart Store, Kejati NTT Sita Uang Rp 17 Miliar

Pihak Kejati NTT, menyita uang tunai kasus dugaan korupsi pengalihan aset tanah bangunan Hypermart Store milik Pemerintah Kabupaten Kupang

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM//Irfan Hoi
Kepala Kejaksaan Tinggi NTT, Dr. Yulianto (tengah kiri) saat menyerahkan uang hasil sitaan kepada Bupati Kupang, Korinus Masneno (kedua kanan) 

Selain itu, dalam proses panjang, Kejati NTT berhasil menyita uang tunai dari PT. NIM, dalam pengembalian hak yang harus diterima Pemkab Kupang.

“Proses-proses dalam penyelamatan keuangan negara ini, melalui proses yang panjang. Tujuan untuk mendorong PT. NIM untuk bagaimana mengembalikan hak atau potensi yang diterima dari pemerintah kabupaten Kupang atas perjanjian itu,” urainya.

Untuk kasus tersebut, kata Yulianto, merupakan kasus yang spesifik, pasalnya dalam investasi tersebut belum ada anggaran yang dikucurkan oleh Pemkab Kupang.

“Perkara kasus penyidikan hypermart ini sangat spesifik, karena sejak awak Pemkab Kupang, tidak pernah mengekuarkan uang sepeserpun atau serupiahpun atas investasi ini,” pungkasnya.

Kasus tersebut dikatakan Kajati, pihak penyidik telah memeriksa puluhan saksi yang dimana untuk kasus tersebut masih dalam tahapan penyidikan Sehingga Belum ada tersangka dalam kasus tersebut.

“Untuk kasus ini masih dalam penyidikan, sehingga Belum ada tersangka namun untuk kasus ini sudah ada dua puluhan saksi yang diperiksa tim penyidik Kejati NTT,” kata Yulianto.

Bupati Masneno, menyampaikan mengapresiasi Kejaksaan Tinggi dalam pengembalian uang dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengalihan aset berupa tanah yang kini berdiri Hypermart Store.

Masneno mengatakan, dukungan dari kejaksaan tinggi NTT dalam mengatasi kasus Hypermart Store. Selaku Bupati Kupang, ia tidak pernah menyangka akan mendapatkan uang senilai Rp. 17 miliar lebih.

Menurut Masneno, hal tersebut merupakan peristiwa perdana sekaligus sejarah yang dialami dirinya dan pemerintahan Kabupaten Kupang, yang mana telah mendapatkan uang senilai Rp. 17.375.719.145,  yang berhasil diselamatkan Kejaksaan Tinggi NTT.

“Jujur saya tidak pernah menyangka bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang akan mendapatkan uang sebanyak ini. Ini bagaikan mimpi yang dialami oleh Pemkab Kupang,” kata Bupati Kupang.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved