Breaking News:

KKB Papua

Kebengisan KKB Papua di Kiwirok Ternyata Atas Perintah Lamek Taplo, Ini Pernyataan Lengkap Panglima

Kebengisan kelompok kriminal bersenjata di Papua kembali terjadi. Pada Minggu 26 September 2021, kelompok separatis itu menyerang Polsek Kiwirok.

Editor: Frans Krowin
TPNPB OPM/Sebby Sambom
Pasukan TPNPB OPM di wilayah Ndugama Papua pada 11 September 2019. Pasukan KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo dituding dalang penyerangan pasukan TNI. 

POS-KUPANG.COM – Kebengisan kelompok kriminal bersenjata di Papua kembali terjadi. Pada Minggu 26 September 2021, kelompok separatis itu menyerang Polsek Kiwirok.

Dalam serangan yang dilakukan secara mendadak tersebut, seorang anggota Brimob yang ditempatkan di Polsek Kiwirok, tewas tertembak.

Brimob yang meninggal dunia sedang dalam tugas tersebut, bernama Bharada Muhammad Kurniadi Sutio.

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo Sukarnito, membenarkan adanya kejadian tersebut, ketika dikonformasi melalui sambungan telepon, Minggu, 26 September 2021.

"Iya sekarang jenazah sudah dievakuasi ke Jayapura," ungkap Kapolres Cahyo Sukarnito singkat.

Sementara soal penyerangan Polsek Kiwirok sendiri, belum ada keterangan resmi dari pihak yang berwenang. 

Informasi yang berkembang, menyebutkan, saat penyerangan tersebut, Bharada Muhammad Kurniadi Sutio terkena tembakan..

Oleh karena itu, korban dievakuasi ke Bandara Sentani Jayapura dan akan dibawa ke RS Bhayangkara Jayapura untuk dirawat intensif.

Baca juga: Ditangkap KKB Papua, Gerald Sokoy Kini Masih Hidup, Nasibnya Di Tangan Musuh, Mencemaskan? Simak Ini

Namun, upaya medis yang dilakukan rupanya tak banyak menolong, sehingga korban akhirnya meninggal dunia.

Informasi menyebutkan bahwa pada Minggu 26 September 2021 pagi sekitar pukul 05.45 WIT, Polsek Kiwirok di Kabupaten Pegunungan Bintang,  diserang KKB Papua.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved