Kopsi 2021, Empat Proposal Siswi SMAK Regina Pacis Bajawa Kabupaten Ngada Lolos Seleksi

perjuangan yang tak kenal lelah sehingga boleh melewati satu tahap penting dalam perlombaan ini dengan baik.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
zoom-inlihat foto Kopsi 2021, Empat Proposal Siswi SMAK Regina Pacis  Bajawa Kabupaten Ngada Lolos Seleksi
POS KUPANG.COM/THOMAS MBENU NULANGI
Maria Laudavika Moi Kelly salah satu peserta kopsi dari SMAK Regina Pacis Bajawa.

Kopsi 2021, Empat Proposal Siswi SMAK Regina Pacis Bajawa Kabupaten Ngada Lolos Seleksi

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, BAJAWA-SMAK Regina Pacis Bajawa mengutus 4 siswi untuk mengikuti Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (Kopsi) 2021 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kemeterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Dari 1.910 tim yang mengunggah proposal, 4 siswi Recis termasuk tim yang lolos dalam tahap administrasi dan review proposal yang dimumkan melalui akun resmi Puspernas, Minggu 30 Juni 2021.

Keempat siswi ini mengikuti 2 kategori Bidang Lomba yakni Matematika, Sains dan Teknologi dengan Sub Bidang Penelitian Biologi, Kimia dan Teknik Kimia, sedangkan Bidang Lomba Ilmu Sosial dan Humaniora dengan Sub Bidang Penelitian Sosiologi.

Untuk Biologi diikuti oleh Maria Stefania dengan judul penelitian; Pemanfaatan Pati Umbi Talas (Colocasia esculenta L.) sebagai Bahan Pembuatan Bioplastik.

Baca juga: Pemda Kabupaten Ngada Segera Siapkan Perda Tentang Penyertaan Modal ke Bank NTT

Untuk Kimia dan Teknik Kimia ada dua siswi yakni Maria Laudavika Moi Kelly dengan judul penelitian; Inovasi Pembuatan Handsanitizer Berbahan Dasar Arak Bakar Menyala Aimere-Flores Kombinasi Ekstrak Sereh (Cymbopogon citratus)

Ada juga  Marry Anjel Nicholin Dose Ba dengan judul penelitian; Inovasi Pembuatan Handsanitizer Berbahan Dasar Arak Bakar Menyala Aimere-Flores Kombinasi Ekstrak Sirih ( Piper batle L.).

Sedangkan Sosiologi atas nama Rosalia Bhoki dengan judul penelitian; Pengaruh Keterbatasan Infrastruktur di Kecamatan Riung Barat Selama Proses Pembelajaran Daring Terhadap Karakter Siswa SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa.

Guru pendamping untuk Sub Bidang Penelitian Biologi atas nama Ignatius Antonius Mboka Segu Wake, S.Si.,M.Si, Sub Bidang Penelitian Kimia dan Teknik Kimia atas nama Maria Katharina Longa, S.Pd.,M.P

Baca juga: Nelayan di Labuan Kelambu Kabupaten Ngada Mengaku Tidak Mendapat Ikan Kerapu Saat Mancing

Sedangkan Sub Bidang Penelitian Sosiologi atas nama Bonefasius Zanda, S.Sos dan Philomena Theresia Ngowa Dapa, M.Pd.

Dengan keberhasilan yang diraih oleh keempat siswa ini, Kepala Sekolah SMAK Regina Pacis Bajawa, Hendrianto E. Ndiwa, S.T, mengucapakan syukur pada Tuhan dan terima kasih kepada orang tua, para peserta didik dan guru pendamping

Perjuangan mereka tak kenal lelah sehingga boleh melewati satu tahap penting dalam perlombaan  ini dengan baik.

"Walau sebagai pendatang baru dalam Kopsi 2021 ini, namun sekolah kita mampu bersaing dengan ribuan sekolah se-Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Datang ke Air Panas Manggeruda-Soa Kabupaten Ngada, Tatty : Minim Sentuhan dari Pemerintah

Herdin juga berharap agar pada tahap selalnjutnya yakni proses penelitian dan penulisan laporan tahap akhir, para peserta dan guru pendamping harus lebih siap dan daya juang yang lebih.

Sebab tahap penelitian dan penulisan laporan akhir akan jauh lebih menantang.

“Karena berkat Tuhan yang luar biasa, maka Recis bisa mengikuti kopsi 2021. Terima kasih kepada orang tua, para peserta, guru pendamping dan semua civitas Recis yang sudah memberikan dukungan dengan tulus. Semoga tahap selalnjutnya, peserta dan guru pendamping harus lebih siap lagi," ungkapnya.

Sementara itu, guru pendamping Sub Bidang Biologi, Iwa Wake, mengucapkan puji dan yukur pada Tuhan, karena berkat dan bimbingan-Nya, maka SMAK Recis bisa mengikuti kopsi 2021 dengan baik.

Baca juga: BOPLBF Bersama Pentahelix Kabupaten Ngada Bahas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Pada kesempatan yang sama, Iwa juga mengucapkan terima kasih kepada peserta dan guru pendamping yang sudah berjuang dengan tak kenal lelah, sehingga satu tahap penting ini bisa dilewati dengan sangat baik.

"Saya juga berharap, semoga tahap selanjutnya, anak-anak dan guru pendamping semakin memiliki daya juang, sebab tahap selanjutnya akan jauh lebih sulit," ujarnya.

Lebih jauh Iwa kembali mengatakan bahwa Recis baru kali ini mengikuti Kopsi. Itulah sebabnya ada rasa pesimis yang muncul.

Namun rasa pesimis itu kini berubah menjadi optimis ketika tim Biologi Recis juga dinyatakan melanjutkan ke tahap penelitian. 

Baca juga: Jelang Perayaan Idul Fitri, Pelabuhan Ferry Aimere di Kabupaten Ngada Sepi

Dan saat ini pihaknya lagi fokus untuk melakukan eksperimen di Laboratorium Biologi Universitas Nusa Cendana Kupang.

“Keberhasilan ini tentunya karena berkat Tuhan dan dukungan civitas Recis. Tak lupa pula juga saya mengucapkan terima kasih kepada para peserta, guru pendamping dan civitas Recis yang telah mendukung kami dengan caranya masing-masing. Semoga pada tahap selanjutnya kami dapat melewatinya dengan baik,” ungkapnya.

Di pihak lain guru pendampin Su Bidang Sosiologi, Philomena Dapa, menegaskan bahwa proposal yang telah disusun oleh siswa dampinganya, memiliki manfaat yang tersurat bagi peserta didik yang berdomisili di Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, Provinsi NTT.

Hal ini secara tidak langsung dapat menyadarkan pemerintah untuk membenahi dan mensuplai infrastruktur daerah yang digunakan untuk menunjang proses pembelajaran daring.

Baca juga: Polres Kabupaten Ngada Gelar Pelatihan Binmas Online Versi 2 Bagi Para Bhabinkamtibmas

Sebab hal ini berimplikasi terhadap pembetukan karakter peserta didik itu sendiri.

Di mana, jika Kecamatan Riung Barat terakomodasi secara baik dalam hal infrastruktur, maka semua kegiatan pembelajaran daring dapat berjalan dengan lancar

Sehingga, lanjutnya, interaksi antara guru dan peserta didik dapat terjalin, pola asuh guru terhadap peserta didik tidak terhambat oleh pandemi, serta pantauan guru untuk pembentukan karakter peserta didik tetap berjalan.

Philomena juga mengucapkan terima kasih kepada civitas Recis, peserta lomba, orang tua yang sudah mendukung dengan tulus, sehingga Tim Sosiologi bisa lolos satu tahap penting ini.

Baca juga: Satu Unit Kios di Kampung Boripo-Bajawa, Kabupaten Ngada Dilahap Si Jago Merah, Begini Kondisinya

Dan semuanya ini dapat berjalan dengan baik karena campur tangan Tuhan, tentunya.

Selain itu, guru pendamping Sub Bidang Kimia dan Kimia Terapan, Katarina Longa mengucapkan terima kasih dan syukur pada Sang Kuasa karena sudah melewati tahapan review proposal penelitian dengan baik.

Dia Juga berterima kasih atas kesempatan untuk bisa membimbing siswa/i dalam berinovasi dan berkolaborasi,  dan menyumbangkan ide dan kreatifitas untuk ikut memulihkan bangsa, sesuai tema "Inovasi Potensi Lokal untuk Pemulihan Indonesia.”

Semoga tahap selanjutnya dapat diberi kelancaran oleh Tuhan sehingga tahapan penelitian dan tahap-tahap selanjutnya dapat berjalan dengan baik," pungkasnya. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved