Datang ke Air Panas Manggeruda-Soa Kabupaten Ngada, Tatty : Minim Sentuhan dari Pemerintah

banyak warga yang berbondong-bondong datang ke destinasi tersebut pasca hari raya idul fitri.

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kolam pemandian di destinasi wisata Air Panas Manggeruda yang sudah tak terawat lagi. Gambar diambil, Jumat 14 Mei 2021.  

Datang ke Air Panas Manggeruda-Soa, Tatty Sebut Minim Sentuhan dari Pemerintah

POS-KUPANG.COM | BAJAWA--Destinasi wisata air panas Manggeruda di Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Ngada.

Karena merupakan salah satu destinasi favorit, banyak warga yang berbondong-bondong datang ke destinasi tersebut pasca hari raya idul fitri.

Mereka datang untuk berendam dan berekreasi. Bahkan ada juga yang datang berkelompok. Meski demikian, para petugas membatasi pengunjung yang masuk ke destinasi tersebut.

Salah seorang warga yang mengunjungi destinasi tersebut yakni Tatty Pratiwi. ASN pada salah satu kantor di Kabupaten Ende itu mengaku senang dengan destinasi wisata tersebut.

Baca juga: Meskipun Hujan Lebat, Warga Tetap Padati Kawasan Air Panas Mengeruda di Soa

Pasalnya, destinasi air panas Manggeruda masih natural. Hal itu yang membuat dirinya senang dan bangga karena masih terlihat sangat alami.

PEMANDIAN AIR PANAS–Tempat pemandian Air Panas Mengeruda, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada. Minggu 19 Juli 2020.
PEMANDIAN AIR PANAS–Tempat pemandian Air Panas Mengeruda, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada. Minggu 19 Juli 2020. (POS-KUPANG.COM/GORDI DONOVAN)

Namun warga Kulonprogo itu menyayangkan karena kurangnya sentuhan dari pemerintah daerah. Selain tidak terawat dengan Baik, juga karena banyak spot yang sudah rusak termakan usia.

"Kalau saya sih senang yang datang ke tempat pemandian ini. Karena masih natural, tapi sayang kurang sentuhan dari pemerintah daerah," ungkapnya kepada Pos Kupang, Jumat 14 Mei 2021.

Alumni UGM itu mengatakan, seharusnya pemerintah segera melakukan perbaikan kolam renang yang sudah termakan usia. Selain itu juga harus melakukan penataan ulang supaya destinasi wisata itu lebih menarik dan memikat hati wisatawan.

Suasana saat pengunjung berada di kawasan wisata alam air panas Mengeruda di Soa Kabupaten Ngada, Jumat (3/1/2020)
Suasana saat pengunjung berada di kawasan wisata alam air panas Mengeruda di Soa Kabupaten Ngada, Jumat (3/1/2020) (Pos-Kupang.Com/Gordi Donofan)

Baca juga: Ratusan Pengunjung Padati Kawasan Wisata Air Panas Mengeruda di Soa

"Kalau kita lihat kolam renang sudah mulai rusak, tapi belum juga diperbaiki oleh pemerintah daerah. Harusnya segera diperbaiki supaya kelihatannya lebih indah," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung lainnya bernama Iron meminta kepada pengelolah agar memperhatikan kebersihan sekitar destinasi tersebut.

Sejumlah pengunjung saat berada di Kawasan wisata alam air panas Mengeruda di Soa Kabupaten Ngada, Jumat (3/1/2020).
Sejumlah pengunjung saat berada di Kawasan wisata alam air panas Mengeruda di Soa Kabupaten Ngada, Jumat (3/1/2020). (Pos-Kupang.Com/Gordi Donofan)

Menurutnya, kebersihan menjadi hal penting yang harus diperhatikan bersama baik oleh pengelolah dan pengunjung supaya tempat wisata air panas Manggeruda tetap kelihatan indah.

"Harus siapkan tempat sampah, kemudian bersihkan terus setiap hari. Kalau dibersihkan setiap hari saya yakin destinasi ini pasti akan indah," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved