Breaking News:

Gubernur Viktor Laiskodat Panen Padi TJPS di Manusak, Minta Bupati 2 Kali Seminggu Tinjau Sawah

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat Panen Padi TJPS di Manusak, Minta Bupati 2 Kali Seminggu Tinjau Sawah

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat panen padi di lokasi persawahan Kolidoki, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, NTT, Sabtu, 29 Mei 2021. 

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat Panen Padi TJPS di Manusak, Minta Bupati 2 Kali Seminggu Tinjau Sawah

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan panen padi serta tanam jagung periode tanam April - September untuk Program Tanam Jagung Panen Sapi ( TJPS) di kawasan persawahan Kolidoki, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, NTT

Di lahan seluas 160 hektar itu, berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Ir. Frederick Lecky Koli, dihasilkan sebanyak 400 ton padi yang ditanam dalam program TJPS.

Lokasi 160 hektar yang ditanami padi merupakan bagian dari 800 hektar lahan potensial yang juga dikelola untuk ditanami jagung dalam program yang menjadi unggulan Pemerintah Provinsi itu.

Baca juga: Warga Dusun Baluk-Bola Hadang Mobil Pengangkut Ikan, Polsek Bola Ambil Langkah Ini

Baca juga: Kasat Intelkam Polres Sumba Timur Pimpin Penangkapan Pelaku Pencurian Ternak

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan agar jajaran dapat mengerjakan program tersebut dengan kerja kolaborasi yang didukung dengan manajemen pertanian yang baik. Program tersebut menurut Gubernur Viktor, tidak boleh dikerjakan dengan gaya kerja yang lambat.

"Kerja diatas 800 ha, jangan kerja lamban dan biasa-biasa saja. Kalau tidak, kita gagal," kata Gubernur Viktor.

Ia bahkan mengambil contoh keberhasilan Kabupaten Sumba Tengah dalam program Food Estate karena kepedulian seluruh stakeholder mulai dari Bupati.

Karena itu, Gubernur Viktor Laiskodat memerintahkan Kepala Dinas Pertanian hingga Bupati dan seluruh jajaran termasuk Danramil dan Kapolsek untuk berada di lapangan memastikan Program tersebut berhasil.

Baca juga: Bupati Sumba Barat Peringatkan Kades, Kantor Desa Jangan Hanya Lambang Saja

Baca juga: Tebang Pohon di Kawasan Hutan Tanpa Izin, 3 Warga Watumerak Dipolisikan

"Pemimpin pada dinas teknis haruslah aktor lapangan yang tangguh di lapangan. Kalau mau program kita berhasil, maka Camat, Danramil dan Kapolsek setiap hari harus jaga disini. Bupati dua kali dalam seminggu, dan Gubernur sebulan sekali," tegas Gubernur Viktor Laiskodat.

"Kita lihat Sumba Tengah, berhasil hanya karena ada kepedulian Bupati Kapolres Dandim para Maramba, dinas terkait, dan para pemudanya," tambah dia.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved