Breaking News:

Warga Dusun Baluk-Bola Hadang Mobil Pengangkut Ikan, Polsek Bola Ambil Langkah Ini

Sekelompok warga Dusun Baluk, Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Sabtu (29/5/2021) malam menghadang mobil pengangkut ikan

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
MOBIL-Mobil pengangkut ikan yang dihadang warga Dusun Baluk, Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Sekelompok warga dari Dusun Baluk, Desa Ipir, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Sabtu (29/5/2021) malam menghadang mobil pengangkut ikan.

Penghadangan ini dipicu kekesalan dan ketidakpuasan warga atas pembongkaran ikan oleh nelayan luar di Pantai Ipir yang bukan sebagai lokasi bongkar ikan.

Di mana warga setempat mengaku rugi dan pendapatan berkurang kalau ada pembongkaran ikan di wilayahnya.

Beruntung, aksi penghadangan itu sampai ke telinga aparat Polsek Bola yang terjun ke lokasi melakukan pencegahan dan mengamankan mobil pengangkut ikan ke Polsek Bola.

Baca juga: Kasat Intelkam Polres Sumba Timur Pimpin Penangkapan Pelaku Pencurian Ternak

Baca juga: Bupati Sumba Barat Peringatkan Kades, Kantor Desa Jangan Hanya Lambang Saja

Polisi bergerak cepat ke TKP agar tidak ada indikasi pidana saat penghadangan.

Data dari Bola yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Maumere, Minggu (30/5/2021) siang menjelaskan, awalnya sekira pukul 17.00 wita atas permintaan warga Dusun Ipir, Desa Ipir maka kapal penangkap ikan milik nelayan asal Ende bernama Indra Sulaiman melakukan pembongkaran hasil tangkapan ikan di Dusun Ipir. Pada pukul 19.00 wita mobil Pikap milik pengepul ikan asal Maumere bernama Kalis dengan pengemudi Cokro yang digunakan mengangkut ikan menuju Maumere dihadang oleh oknum masyarakat Dusun Baluk, Desa Ipir.

Selanjutnya, Piket Polsek Bola, Bripka Heri Kriswanto dann Brigpol Boby Haryanto yang mendapat informasi adanya penghadangan mobil pengangkut ikan tersebut kemudian mendatangi TKP untuk mengamankan situasi dan juga mengamankan satu unit mobil pikap bersama pengemudinya ke Mapolsek Bola untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Di samping itu, pada saat yang sama warga Dusun Ipir juga mendengar adanya informasi penghadangan mobil pikap pengangkut ikan tersebut sehingga beberapa warga Dusun Ipir datang ke Dusun Baluk untuk mengecek dan menanyakan perihal penghadangan tersebut.

Baca juga: Tebang Pohon di Kawasan Hutan Tanpa Izin, 3 Warga Watumerak Dipolisikan

Baca juga: Pengunjung Wajib Booking Online: TN Kelimutu Siapkan Kuota 400 Orang

Namun karena persoalan sudah ditangani oleh Piket Polsek Bola maka warga Dusun Ipir kembali pulang ke Ipir. Anggota Piket Polsek Bola dibawah pimpinan Kanit 3 SPKT, Bripka Yohanes Kosat kemudian memanggil pihak pelaku penghadangan ke Mako Polsek Bola untuk digali informasi dan diberi pemahaman.

Setelah mendapat arahan maka para pelaku penghadangan mempersilahkan mobil pikap pengangkut ikan untuk meneruskan perjalanan kembali ke Maumere kemudian warga baik pelaku penghadangan maupun warga yang hanya sekedar menonton pun membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing. Pada pukul 22.30 wita, Kapolsek Bola, Ipda Daniel Tunu dan jajarannya memastikan satu mobil pengangkut ikan yang masih berada di Dusun Ipir agar segera kembali ke Maumere. Pada pukul 23.40 wita mobil pengangkut ikan yang dikemudikan oleh Cokro kembali ke Maumere.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Berita Kabupaten Sikka

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved