Ende Terkini
Terbantu JKN Selama Kehamilan, Hildiani Sudharti : Kami Tak Perlu Lagi Pikir Biaya Mahal
Hilda mengisahkan bagaimana dirinya awalnya tidak menyadari bahwa ia sudah terdaftar sebagai peserta JKN
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE- Hildiani Sudharti Anul (27), seorang pegawai PDAM Mbeliling di Kabupaten Manggarai Barat, mengaku sangat terbantu dengan adanya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selama masa kehamilannya.
Perempuan yang akrab disapa Hilda ini sehari-hari melayani masyarakat di loket pembayaran PDAM yang berada di Mal Pelayanan Publik Manggarai Barat.
Ia merupakan peserta aktif JKN segmen PPU (Pekerja Penerima Upah) dengan hak kelas 2 untuk pelayanan kesehatan.
Hilda mengisahkan bagaimana dirinya awalnya tidak menyadari bahwa ia sudah terdaftar sebagai peserta JKN.
Namun, sejak mengetahui kepesertaannya dan manfaat yang ditanggung, ia merasa sangat terbantu, terutama karena saat ini kehamilannya sudah memasuki trimester ketiga dan diperkirakan akan melahirkan pada bulan September mendatang.
Baca juga: Cerita Kurniawan Henuk Karyawan Swasta di Labuan Bajo, Program JKN Jadi Penolong Saat Sakit
“Ini kehamilan pertama saya. Awalnya saya belum tahu kalau sudah terdaftar di JKN. Tapi sekarang saya sangat bersyukur. Dari awal kehamilan, saya rutin kontrol ke Puskesmas Wae Kanta, dari USG sampai konsultasi dokter kandungan. Semuanya ditanggung, saya tidak perlu keluar biaya besar,” ujar Hilda.
Ia menambahkan, pelayanan yang ia terima di puskesmas sangat memuaskan. Tenaga kesehatan yang ramah dan informatif membuatnya merasa nyaman dan tenang dalam menjalani masa kehamilan.
“Saya senang dengan pelayanan kesehatan yang saya dapatkan. Dokternya sangat ramah dan menjelaskan kondisi kehamilan saya dengan detail, jadi saya merasa nyaman untuk terus konsultasi di sana,” tuturnya.
Hilda juga mengungkapkan bahwa tanpa JKN, biaya pemeriksaan dan kebutuhan kehamilan seperti vitamin dan obat-obatan bisa sangat membebani kondisi keuangan keluarganya.
“Kalau dihitung-hitung, tiap bulan kontrol, USG, beli vitamin, itu bisa mahal sekali. Saya dan suami sampai geleng-geleng lihat pengeluarannya. Tapi sekarang setelah tahu manfaat JKN, kami merasa tenang. Semua bisa ditanggung asal sesuai alur dan rekomendasi dari dokter,” ungkapnya lega.
Baca juga: BPJS Kesehatan Goes to Campus, Mahasiswa Ende Diajak Melek Jaminan Kesehatan Nasional
Tak hanya itu, Hilda juga mendapat edukasi langsung dari petugas BPJS Kesehatan untuk menggunakan Aplikasi Mobile JKN agar bisa lebih mudah mengecek status kepesertaan dan fasilitas layanan kesehatan yang tersedia.
“Tadi petugasnya bantu saya download aplikasi Mobile JKN. Suami saya juga antusias lihat fiturnya. Sekarang akses ke layanan kesehatan jauh lebih mudah dan lengkap. BPJS Kesehatan sudah semakin maju dan terus berbenah. Saya sangat mengapresiasi,” ujarnya.
Setelah mendapatkan informasi lengkap tentang prosedur dan haknya sebagai peserta JKN, Hilda merasa jauh lebih siap menghadapi proses persalinan nanti.
Ia berharap masyarakat lainnya, terutama ibu hamil, bisa merasakan manfaat yang sama.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.