Breaking News:

Enam Wilayah di Sumba Barat Jadi Lokasi Pengembangan Jagung Dapat Dukungan Anggota DPR RI

Enam wilayah di Sumba Barat jadi lokasi pengembangan jagung dapat dukungan Anggota DPR RI Herman Hery

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H didampingi Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba, Plt Sekda Sumba Barat, Drs.Daniel B.Pabala, Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K, M.H dan Dandim 1613 Sumba Barat Letkol CZi Irawan Agung Wibowo, S.T, M. Tr (Han) sedang memberi arahan pada acara kunjungan kerja perdana bupati dan wakil bupati Sumba Barat ke Kecamatan Tanah Righu di aula kantor Kecamatan Tanah Righu, Selasa (11/5/2021). 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Enam wilatah di Kabupaten Sumba Barat, yakni Kecamatan Lamboya, Lamboya Barat, Kota Waikabubak, Loli, Tanah Righu dan sebagian kecil di wilayah Kecamatan Wanokaka, menjadi lokasi pengembangan jagung. Pengembangan jagung itu mendapat dukungan Anggota DPR RI Herman Hery.

Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H-John Lado Bora Kabba menyampaikan hal itu dalam arahannya di hadapan ratusan ASN, kepala desa, BPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat di Aula Kantor Kecamatan Tanah Righu, Selasa (11/5/2021).

Dikatakannya, luas lahan yang akan disiapkan untuk pengembangan tanaman jagung tersebut seluas 5000 hektar are.

Menurutnya, untuk mendukung pembangunan ekonomi masyarakat maka Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat akan mengembangkan tanaman jagung, kacang hijau dan tanaman umur panjang sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Baca juga: Rakyat India Sampai Putus Asa,Jenazah Pasien Covid-19 Dibuang ke Sungai Gangga hingga Terdampar

Baca juga: Katalog Promo Hypermart Hari Ini 12 Mei 2021, Diskon75% Pakaian Anak, Sarung Turun Harga 50%

Pengembangan usaha ekonomi produktif tersebut demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Jangan lagi mengandalkan lombok, tomat, bawang dan lain-lain dari Bima, NTB. Sudah waktunya, kita harus menanam tanaman hortikultura demi memenuhi kebutuhan rakyat daerah ini. Wilayah kita ini juga cocok mengembangkan tanaman hortikultura seperti bawang, sayur-sayuran, tomat, lombok dan lain-lain. Kita harus mandiri menghasilkan komoditi hortikultura seperti tomat, bawang, lombok dan sayur-sayuran serta lainnya untuk memenuhi kebutuhan rakyat daerah ini, " kata Bupati Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H yang disambut tepuk tangan peserta pertemuan itu.

Karena itu, ia meminta para camat dan kepala desa se-Kabupaten Sumba Barat mendata lahan tidur di wilayah masing-masing demi pengembangan tanaman jagung seluas 5000 hektar are itu.

Baca juga: Jalan Dinas Bupati Lembata Tuai Kritik, Sekda: Pemerintahan Berjalan Seperti Biasa

Baca juga: Bupati Belu Ingatkan Dinas LH Percepat Penyelesaian Kajian Lingkungan Hidup

Sementara itu Kepala Desa Lolo Wano, Kecamatan Tanah Righu, Kabupaten Sumba Barat, Dominggus Tabi, menyatakan mendukung rencana bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumba Barat mengembangkan tanaman jagung 5000 ha. Namun demikian , ia meminta bupati dan wakil bupati Sumba Barat harus memperhatikan harga jagung milik masyarakat yang biasanya pada musim panen, harga jagung sangat rendah.

Untuk itu, ia meminta bupati dan wakil bupati Sumba Barat dapat mengintervensi harga dengan mengeluarkan peraturan bupati tentang harga terendah dan tertinggi komoditi dagang termasuk jagung milik masyarakat. Tanpa peratutan bupati, para pengusaha seenaknya mempermainkan harga di pasaran.

Menanggapi hal itu bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H-John Lado Bora Kabba mengatakan, pihaknya tidak dapat campur tangan. Soal harga sepenuhhnya tergantung mekanisme pasar yang berlaku. Pemerintah tidak dapat mengatur, sepenuhnya tergantung mekanisme pasar yang berlaku.

Sedangkan terkait pengembangan 5000 ha tanaman jagung, bupati Sumba Barat, Yohanes Dade, S.H mengatakan, sudah mendapat dukungan anggota DPR RI, Herman Heri yang siap memfasilitasi untuk membeli hasil jagung itu. Jadi tidak perlu ragu, mari kita berjuang bersama mensukseskan rencana pengembangan tanaman jagung seluas 5000 hektar are itu. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Berita Kabupaten Sumba Barat

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved