Breaking News:

Gebrakan Bupati Belu Untuk  Pendidikan dan Tenaga Kerja. Simak Infonya

Mereka pun sudah memiliki kiat dan strategi untuk mewujudkan masyarakat Belu yang unggul dan berdaya saing.

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens bersama ibu foto bersama usai pidato perdananya di Gedung DPRD Belu, Selasa 27 April 2021. 

Gebrakan Bupati Belu Untuk  Pendidikan dan Tenaga Kerja. Simak Infonya

POS KUPANG.COM| ATAMBUA---Selain sektor kesehatan, pertanian, peternakan dan infrastruktur, 
Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens memberikan perhatian serius pada sektor pendidikan dan usaha mikro, kecil dan menengah. 

Duet kepemimpinan yang dikenal dengan tagaline "Sehati Menuju Perubahan" ini berupaya sungguh-sungguh untuk memberikan perubahan yang singnifikan bagi Kabupaten Belu. Mereka pun sudah memiliki kiat dan strategi untuk mewujudkan masyarakat Belu yang unggul dan berdaya saing. 

Kiat dan strategi itu selain karena kemampuan personal kedua pemimpin tersebut, juga Agus Taolin dan Alo Serens mengaku sudah berkeliling di sejumlah daerah di Indonesia untuk melihat, berdiskusi dan belajar mengenai strategi pembangunan di bidang pendidikan dan UMKM

Baca juga: Bupati Agus Taolin Evaluasi Satgas Covid-19 Kabupaten Belu

Dalam pidato perdananya di Gedung DPRD Belu, Selasa 27 April 2021 kemarin, Bupati Belu Agus Taolin mengemukakan cara kerja pemerintah yang bisa memberikan perubahan lebih baik yakni, bekerja cerdas, fokus, terukur, produktif dan inovatif. Kemudian, penataan birokrasi serta pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien.

Bupati dan Wakil Bupati Belu terpilih, dr. Agus Taolin-Aloysius Haleserens atau Paket SEHATI
Bupati dan Wakil Bupati Belu terpilih, dr. Agus Taolin-Aloysius Haleserens atau Paket SEHATI (POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Menurut Bupati Agus Taolin, di bidang pendidikan formal, pemerintah sudah berkomitmen mengalokasikan anggaran untuk membantu biaya pendidikan anak-anak Belu yang latar belakang orangtuanya kurang mampu. Strategi ini dilakukan selain sebagai tugas pemerintah membantu masyarakat kurang mampu juga strategi untuk mempercepat  peningkatkan sumber daya manusia (SDM). 

Baca juga: Agus Taolin - Alo Serens Tingkatkan Produktivitas Kerja

Lalu di sektor pendidikan non formal, Agus Taolin mengemukan tentang kualitas dan ketrampilan tenaga kerja. Dalam masa kepemimpinan mereka, tenaga kerja produktif akan terus dilatih untuk meningkatkan ketrampilan sehingga bisa terserap di lapangan kerja serta memiliki kemampuan untuk membuka usaha sendiri. 

Tak hanya pelatihan tetapi pemerintah juga memperhatikan modal usaha. Selama ini, kata Agus Taolin, pemerintah kurang memperhatikan modal usaha bagi masyarakat sehingga walaupun sudah dilatih masih saja kendala untuk mengembangkan usaha sendiri karena ketiadaan modal.

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM saat mengikuti acara serah terima jabatan dan rapat paripurna istimewa penyampaian pidato perdana Bupati Belu, di Gedung DPRD, Selasa (27/4/2021).
Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM saat mengikuti acara serah terima jabatan dan rapat paripurna istimewa penyampaian pidato perdana Bupati Belu, di Gedung DPRD, Selasa (27/4/2021). (POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Gap ini yang akan dibuka lebar pada masa kepemimpinan mereka sehingga mereka benar-benar pemimpin yang mampu memberikan perubahan bagi kesejahteraan masyarakat Belu.

Baca juga: Agus Taolin dan Alo Serens Tekankan Etos Kerja ASN, Data dan Pendampingan

Kiat Bupati dan Wakil Bupati untuk dukungan permodalan adalah pemberian kredit murah. Pemerintah akan berkoordinasi dan komunikasi dengan perbankan agar bisa memberikan modal usaha. Bila masih kurang dari perbankan, pemerintah akan bekerja sama dengan pihak lain yang membantu memberikan kredit murah.

Menurut Agus Taolin, hampir di seluruh daerah, tantangan pemerintah saat ini adalah menghadapi masalah Covid-19 yang sangat mengganggu sendi-sendi kehidupan termasuk perekonomian daerah. Kedua adalah bencana alam badai seroja yang melanda sejumlah daerah termasuk Kabupaten Belu.

Secara khusus untuk mereka adalah masa kepemimpinan mereka periode ini tergolong singkat karena sampai dengan 2024 atau tiga tahun delapan bulan mereka memimpin. 

Penari likurai dari SMK Negeri 1 Atambua sudah siap tampil dalam acara penjemputan Bupati dan Wakil Belu dr. Agus Taolin dan Drs. Aloysius Haleserens, MM di Gedung DPRD Belu, Selasa 27 April 2021.
Penari likurai dari SMK Negeri 1 Atambua sudah siap tampil dalam acara penjemputan Bupati dan Wakil Belu dr. Agus Taolin dan Drs. Aloysius Haleserens, MM di Gedung DPRD Belu, Selasa 27 April 2021. (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Dalam situasi seperti ini, pemimpin harus bekerja keras dengan cara-cara yang luar biasa serta berinovasi untuk mempercepat kemajuan. Agus Taolin dan Alo Serens akan menunjukkan cara-cara kerja seperti itu sehingga kemimpinan mereka sungguh-sungguh membawa perubahan dan dirasakan masyarakat Belu. 

Baca juga: Bupati Belu Terpilih, Agus Taolin Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Belu

Bupati Agus Taolin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan membangun Rai Belu. Sebagai bupati dan wakil bupati mereka terbuka diri dan siap menerima kritikan dan masukan dari stakeholder dengan satu tujuan untuk kesejahteraan masyarakat Belu. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,
Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved