Berita Belu

Pasok Kebutuhan Air Minum, PUPR Belu Alokasikan Tujuh Pembangunan SPAM Senilai Rp 11,7 Miliar

Pembangunan SPAM jaringan perpipaan ini bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU), baik di kawasan perkotaan maupun di desa

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Belu, Simplisius Vinsen Dalung 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada tahun 2023 telah mengalokasikan anggaran Rp 11,7 miliar untuk pembangunan tujuh jaringan sistem penyediaan air minum atau SPAM.

Pembangunan SPAM jaringan perpipaan ini bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan dana alokasi umum (DAU), baik di kawasan perkotaan maupun di pedesaan yang tersebar di beberapa lokasi di Kabupaten Belu.

Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Belu, Simplisius Vinsen Dalung kepada POS-KUPANG.COM, Senin 28 Agustus 2023.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Belu Siapkan 459 Formasi PPPK Tahun 2023

Disampaikan Vinsen, bahwa delapan paket proyek tersebut yakni Pembangunan SPAM jaringan perpipaan di Desa Fatulotu Kecamatan Lasiolat, Pembangunan jaringan Perpipaan di Desa Maumutin (We Seek) Kecamatan Raihat, Perluasan SPAM jaringan perpipaan kawasan pedesaan Desa Tohe (we bot- we kiik).

Selain itu, juga perluasan SPAM jaringan perpipaan kawasan desa Umaklaran, peningkatan SPAM jaringan perpipaan di kawasan perdesaan Desa Manleten (Bautok) kecamatan Tasifeto Timur.

Sementara dikawasan perkotaan, kata Vinsen, terdapat perluasan SPAM jaringan perpipaan di kelurahan Manumutin, Umanen dan Kelurahan Fatubot. Selanjutnya, perluasan SPAM jaringan perpipaan di kelurahan Umanen (Wekatimun). 

Baca juga: Entas Kemiskinan di Belu, Bupati Taolin Serahkan Bantuan Ternak Bagi Ratusan Warga

"Lima paket proyek tersebut sementara dikerjakan oleh rekan kita (pihak ketiga) yang anggarannya bersumber dari DAK tahun 2023. Sementara dua paket yang dananya bersumber dari DAU baru dikerjakan pada 1 Agustus 2023 mendatang," papar Vinsen. 

Ia juga menyampaikan bahwa pada tahun 2024, PUPR juga mendorong untuk pembangunan SPAM di Desa Kabuna, Dirun, Tenukiik dan Makir. "Itu sudah masuk dalam perencanaan tahun 2024," pungkas Vinsen. (cr23)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved