Breaking News:

Bupati Agus Taolin Evaluasi Satgas Covid-19 Kabupaten Belu

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens akan mengevaluasi Satgas Penanganan Covid-19

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens bersama ibu foto bersama usai pidato perdananya di Gedung DPRD Belu, Selasa (27/4/2021). 

POS-KUPANG.COM| ATAMBUA----Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens akan mengevaluasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu.

Sesuai rencana, agenda ini akan dilakukan di hari pertama ia masuk kantor, Rabu (28/4/2021).

Agus Taolin mengatakan hal itu dalam pidato perdananya di Gedung DPRD Belu, Selasa (27/4/2021) siang.

Menurut Agus Taolin, salah satu kegiatan kerja pemerintah sebelumnya yang mengenjot banyak anggaran adalah penanganan Covid-19. Meskipun penanganan covid-19 akan tetap berlanjut di masa kepemimpinan mereka namun kegiatan yang sebelumnya harus dievaluasi.

Baca juga: Gubernur Viktor Laiskodat Minta Perbankan Serius Bangun Perekonomian NTT

Baca juga: Ketua DPRD TTS Kecam Aksi Bejat AT Ayah Kandung yang Setubuhi Anak Kandung di Desa Hoi

Agus Taolin ingin memastikan alur kerja satgas penanganan covid-19, baik upaya preventif maupun kuratif, pendataan dan penanganan pasien dan orang-orang terpapar covid-19. Kemudian, evaluasi kekuatan sumber daya, fasilitas dan anggaran.

Kata Agus Taolin, penanganan covid-19 merupakan upaya pemerintah menjaga masyarakatnya agar tetap sehat dan terhindari dari ancaman covid-19. Untuk itu, penanganan preventif dan kuratif harus sejalan.
Namun dalam pengamatan mereka selama ini, masih ada hal yang belum diperhatikan serius salah penanganan kuratif sehingga nyawa orang-orang terpapar covid-19 tidak bisa tertolong.

Baca juga: Ketua Umum Partai Demokrat AHY Pantau Lokasi Bantuan Korban Bencana Seroja di NTT

Baca juga: LSM Barakat Distribusi Logistik Untuk Korban Bencana Sesuai Skala Prioritas

Agus Taolin menyakini, hidup manusia ada di tangan Tuhan tapi upaya yang dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan nyawa masyarakatnya harus maksimal. Sesungguhnya upaya itu tak hanya mengurus pasien covid-19 tapi seluruh pelayanan kesehatan harus maksimal.

"Kita bukan hanya urus Covid-19 tapi
penyakit manular juga akan menjadi perhatikan kita. Usia ada di tangan Tuhan tapi upaya kita harus maksimal melayani masyarakat", ungkap Agus Taolin. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Berita Kabupaten Belu

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved