Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Bencana Alam NTT

62 Rumah di Kabupaten TTS Alami Rusak Berat Akibat Banjir

Sebanyak 62 rumah di Kabupaten TTS rusak berat akibat banjir yang melanda Kabupaten TTS pada pekan lalu

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Bupati TTS, Egusem Piether Tahun 

POS-KUPANG.COM | SOE - Sebanyak 62 rumah di Kabupaten TTS rusak berat akibat banjir yang melanda Kabupaten TTS pada pekan lalu. Sedangkan yang mengalami kerusakan sedang sebanyak 101 unit dan rusak ringan sebanyak 166 unit.

"Untuk rumah warga yang mengalami kerusakan berat ada di Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan sebanyak 60 unit dan 2 unit rumah di Desa Oebobo, Kecamatan Batu Putih. Untuk rusak sedang, ada 101 unit di Desa Bena. Sedangkan rusak ringan, 26 unit di Desa Bena, 52 unit di Desa Koa dan 88 unit di Desa Oebobo," ungkap Asisten II Setda TTS, Edison Sipa.

Terpisah, Bupati TTS Egusem Piether Tahun mengatakan, untuk 14 unit rumah di Desa Bena yang mengalami kerusakan berat diperbaiki dengan cara gotong royong oleh Kodim dan Pemda TTS.

" Kodim perbaiki 2 unit rumah, Satpol PP 2 unit rumah sisanya kita bagi ke OPD-OPD yang ada," ungkap Bupati Tahun kepada Pos-Kupang.Com, Selasa (13/4/2021) di gedung DPRD TTS.

Baca juga: Prihatin Dengan Kondisi Warga, Kapolda NTT Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Baca juga: Listrik di Adonara Pulih 92 Persen

Disinggung terkait informasi adanya intervensi dari pemerintah pusat untuk membantu proses perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan berat, sedang dan ringan, Bupati Tahun mengatakan informasi tersebut benar adanya karena disampaikan langsung kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo dalam video konfrens beberapa waktu lalu.

Untuk bantuan tanggap darurat kabupaten TTS sendiri mendapatkan alokasi anggaran sebesar 500 juta yang bisa dimanfaatkan untuk proses perbaikan rumah masyarakat.

" Itu informasi disampaikan sendiri oleh kepala BNPB. Untuk data rumah yang mengalami kerusakan sudah kita disampaikan ke pusat. Sedangkan untuk anggaran, sesuai informasi dari pak Dandim kita dapat 500 juta," paparnya.

Baca juga: PT Bintang Toedjoe Beri Bantuan Vitamin Joss C dan Masker bagi Warga Kota Kupang

Baca juga: Penjabat Bupati Sumba Barat Minta Korban Banjir Jangan Simpan Bantuan Sampai Rusak

Terkait kondisi pengungsian korban banjir Bena sendiri, saat ini sebagian besar warga sudah kembali rumahnya masing-masing. Tersisa 25 KK dengan jumlah 61 jiwa yang masih berada di Posko pengungsian gereja Betel.

Sedangkan posko pengungsian di kantor desa Bena sudah ditutup.

"Tersisa 25 KK yang masih bertahan di Posko pengungsian gereja Betel. Sedangkan posko di kantor desa Bena sudah kita tutup," terangnya.

Sebagian pengungsi lanjut Bupati Tahun saat ini diserang penyakit kulit dan ISPA dan telah ditangani petugas medis. Ada juga empat orang pengungsi terpaksa dilarikan ke Puskesmas Panite karena mengalami demam.

"Ada empat pengungsi yang sementara dirawat di Puskesmas karena sakit demam. Sebenarnya bisa dirawat di posko tapi saya yang perintahkan untuk dirawat di Puskesmas. Saya pastikan yang sakit mendapatkan perawatan medis dengan baik," tegasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Berita Kabupaten TTS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved