Breaking News:

Penjabat Bupati Sumba Barat Minta Korban Banjir Jangan Simpan Bantuan Sampai Rusak

Penjabat Bupati Sumba Barat Minta Korban Banjir Jangan Simpan Bantuan Sampai Rusak

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
istimewa
Foto Penjabat Bupati Sumba Barat, Cosmas Damianus Lana, S.H, M.Si menyerahkan bantuan kepada warga korban banjir bandang Wanokaka di Kediaman Kepala Desa Baliloku, Kecamatan Wanokaka, Sumba Barat, Senin (12/4/2021) siang  

Penjabat Bupati Sumba Barat Minta Korban Banjir Jangan Simpan Bantuan Sampai Rusak

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Pejabat Bupati Sumba Barat, Cosmas Damianus Lana, S.H, M.Si meminta warga korban banjir bandang jangan menyimpan bantuan yang diterima baik dari pemerintah maupun para pihak lainnya. Bantuan berupa beras, mie, susu dan lain-lain harus digunakan atau dimanfaatkan.

"Jangan bantuan itu disimpan, menunggu tamu datang baru masak. Kasihan, itu tidak baik. Bantuan itu datang dari orang-orang tulus ikhlas yang terpanggil mau meringankan beban bapa, mama dan anak-anak sekalian. Karenanya, bapa-bapa dan mama-mama, gunakan bantuan ini dengan baik bagi keluarga semuanya," kata Pejabat Bupati Sumba Barat, Cosmas Damianus Lana, S.H, M.Si dalam sambutannya ketika bersama bank NTT memberikan bantuan kepada 67 kk atau 284 warga korban banjir bandang Wanokaka yang berlangsung di kediaman Kepala Desa Baliloku, Kecamatan Wanokaka, Sumba Barat, Senin (12/4/2021) siang.

Baca juga: Paling Cocok Jadi Menu Berbuka Puasa Ramadan 2021, Inilah Khasiat Kurma yang Tidak Kamu Ketahui

Secara teknis, ia meminta Camat Wanokaka, Sumba Barat, Lukas Todu Pewu, S.H dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Barat mengatur distribusi pembagian bantuan kepada korban dengan baik agar semua korban mendapatkannya. Pastikan seluruh korban harus mendapatkan pelayanan dengan baik.

"Saya paling tidak duka kalau ada keributan hanya gara-gara pembagian bantuan ini. Data nama semua korban lengkap NIK sudah ada ditangan saya ini. Tempel nama-nama penerima bantuan itu dipapan pengumuman kantor desa agar semua mengetahuinya," ujarnya.

Baca juga: Polres Mabar Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Ranaka 2021

Lebih lanjud, ia menambahkan, saat ini, pemerintah sedang mempertimbangkan mencari jalan keluar terhadap 10 ha sawah milik petani Wanokaka yang terbawa banjir yang menyebabkan petani gagal panen tahun ini. Sedangkan 60 ha tanaman padi lainnya, walaupun terendam banjir dan paskah air surut, petani bisa memanen. Keadaan itu berbeda dengan 10 ha lainnya itu yang seluruhnya dibawa banjir. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Berita Sumba Barat

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved