Breaking News:

Banjir di Kelurahan Batuplat, Pihak Kelurahan Minta Warga Mengungsi Ke Rumah Kerabat

lurah setempat telah meninjau lokasi kejadian dan meminta warga agar dapat mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga.

Banjir di Kelurahan Batuplat, Pihak Kelurahan Minta Warga Mengungsi Ke Rumah Kerabat
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Banjir di Kelurahan Batuplat, Kota Kupang. 

Banjir di Kelurahan Batuplat, Pihak Kelurahan Minta Warga Mengungsi Ke Rumah Kerabat

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Bencana banjir yang merendam belasan rumah warga di kelurahan Batuplat, kota Kupang sejak Jumat 2 April 2021 malam  hingga kini belum mereda.

Stefanus Papi Palovi, ketua RT 03 kelurahan Batuplat, membenarkan kejadian tersebut. Pasca kejadian pihaknya bersama lurah setempat telah meninjau lokasi kejadian dan meminta warga agar dapat mengungsi ke rumah kerabat atau tetangga.

Bagi warga yang tidak memiliki kerabat disekitar lokasi, Stefanus pun memperbolehkan agar warga menginap di kediamannya. 

Baca juga: Hujan di Kota Kupang Tak Kunjung Reda, Pelaksanaan Misa Malam Paskah Tak Surut

Baca juga: Cuaca Buruk, Umat Tetap Ikut Misa Malam Paskah di Gereja Katedral Kota Kupang

"Total ada 12, separuh sudah mengungsi, separuh masuh melihat situasi dan kondisi. Saya konfirmasi dengan mereka terus, bantuan besok akan diturunkan, karena hampir semua wilayah RT lain di kelurahan Batuplat juga terkena musibah musibah" ujarnya, 3 April 2021. 

Ia menuturkan, letak rumah warga yang terendam banjir cukup dekat dengan kali sehingga pada musim hujan saat debit air meningkat, pasti meluap dan menyebabkan banjir di rumah warga. 

Hingga saat ini, menurut Stefanus debit air di rumah warga yang terendam masih mengalami kenaikan menyusul curah hujan yang masih belum reda. 

Sebelumnya diberitakan, Any Boellan, warga di Kelurahan Batuplat RT 03/RW 01, mengaku rumah miliknya telah terendam banjir sejak semalam akibat debit air di lokasi persawahan dan kali dekat rumah warga naik drastis pasca di guyur hujan lebat. 

Dijelaskan, hingga saat ini banjir belum kembali surut akibat curah hujan yang terus terjadi tanpa henti. Warga pun pasrah dengan keadaan dan menyelamatkan barang berharga agar tidak terkena banjir. 

Baca juga: Pohon Tumbang Di Jalan Nangka Kota Kupang, Lurah Oeba : Tidak Ada Korban Jiwa

Baca juga: Masa Pancaroba, Kepala BPBD Kota Kupang Imbau Masyarakat Harus Waspada 

"Warga atas nama di Atas nama Bpk Deny Boellan, Bpk Elly Tufu , Ibu Marince Udelay , Bpk Anderias Basoin , Semy Nabunome, Arnold Tefu, Lucky Dale, Rudy Tita, Matheos Djamiraga, Arnold Tefu" sebutnya, Sabtu 3 April 2021. 

Sementara itu, di Kelurahan Oepura, RT 03 RW 01, sebuah rumah milik Soleman juga turut di rendam banjir.  

"Awalnya tidak mau keluar, hanya warga datang omong bapatua akhirnya dia keluar. Sekarang di rumah tetangga," ujar Esty, warga setempat, Sabtu 2 April 2021. 

Ia menuturkan, rumah tersebut letaknya tidak jauh dari salah satu kali yang berada di sekitar rumah milik Soleman. 

Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan kondisi lalulintas di beberapa ruas jalan di ibu kota NTT tersendat. Halaman Rumah sakit Bhayangkara juga dipenuhi air banjir.  (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved