Masa Pancaroba, Kepala BPBD Kota Kupang Imbau Masyarakat Harus Waspada
hanya saja yang melaporkan baru empat titik yaitu di RS Bhayangkara, kos-kosan di kelurahan Kayu Putih
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
Masa Pancaroba, Kepala BPBD Imbau Masyarakat Harus Waspada
POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Hari ini cuaca ekstrem melanda Provinsi NTT khususnya kota Kupang. Hujan disertai angin terus mengguyur kota sejak Jumat malam hingga Sabtu 3 April 2021. Bencana banjir dan tanah longsor terlihat diposting di berbagai media sosial.
Kepala BPBD Kota Kupang, Maxi J D Didok, kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 3 April 2021, menyampaikan dengan cuaca seperti ini terjadi banjir itu hal yang wajar. Saat ini BPBD tengah berada di lapangan.
Diakuinya untuk titik banjir di dalam kota cukup banyak, hanya saja yang melaporkan baru empat titik yaitu di RS Bhayangkara, kos-kosan di kelurahan Kayu Putih, di belakang GOR kelurahan Oebufu dan Asrama Kuanino.
Baca juga: Akibat Rob, Batu Warna Kolbano Kabupaten TTS Naik Hingga Ke jalan Nasional
Baca juga: Peringatan BMKG Terkait Banjir ROB di Wilayah NTT
"Sementara di tempat yang lain belum ada kami. Kami sudah menangani pohon yang tumbang di Jalan Bajawa kemudian dilanjutkan ke jalan Nangka ada pohon tumbang yang menimpa rumah dan mobil. Sementara kami belum bisa melakukan penyedotan karena masih curah hujad fan air sementara mengalir, jadi penyedotan tidak berfungsi," ujarnya.
Sementara ini, kata Maxy, selain banjir dan pohon tumbang juga terjadi longsor di RT 010 RW 004 Kelurahan Fontein, di belakang Brimob dan di Oebufu.
"Kami baru melakukan pendataan," ujarnya.
Ia mengatakan BPBD telah melakukan mitigasi dari sebelumnya.
Baca juga: Warga Desa Waijarang Trauma Dengan Banjir Rob Kemarin, Sudah Kosongkan Rumah dan Mengungsi
"Karena saat ini kita dalam cuaca anomali peralihan cuaca yaitu masa pancaroba. La nina cukup panjang karena itu masyarakat harus berhati hati, karena bisa terjadi angin kencang, angin puting beliung bahkan curah hujan yang cukup panjang yang menyebabkan bencana hydro yaitu banjir, tanah longsor dan lainnya," tuturnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bencana-longsor-yang-terjadi-di-kelurahan-bello.jpg)