Breaking News:

Kakek 60 Tahun Ditemukan di Kali Talau-Belu, Hasil Identifikasi Ini Identitasnya

Seorang kakek 60 tahun ditemukan di Kali Talau Kabupaten Belu, hasil identifikasi ini identitasnya

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Personel Pos Asulait Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB membantu warga mengevakuasi mayat seorang kakek 60 tahun yang ditemukan di Kali Talau, Desa Sadi Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT, Senin (18/1/2021). 

Seorang kakek 60 tahun ditemukan di Kali Talau Kabupaten Belu, hasil identifikasi ini identitasnya

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Personel Pos Asulait Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB membantu warga mengevakuasi mayat seorang kakek 60 tahun yang ditemukan di Kali Talau, Desa Sadi Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT, Senin (18/1/2021).

Sesosok mayat tersebut diidentifkasi bernama Alarico Da Conceicao, alamat di Lesepu, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu.

Baca juga: Gugus Tugas Covid-19 Rilis Ada Penambahan 153 Kasus Positif Baru di NTT, Ini Sebarannya

Mayat ditemukan pertama kali oleh Petrus Leto Mali, seorang petani yang memiliki kebun dekat kali Talau. Usai dilakukan olah TKP dan identifikasi oleh polisi, mayat korban dimasukan dalam kantong jenazah lalu dibawa ke RSUD Atambua.

Dansatgas Pamtas Yonif Raider Khusus 744/SYB, Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian kepada wartawan mengatakan, ketika mendapat informasi temuan mayat, beberapa personel Pos Asulait langsung ke TKP.

Baca juga: KPU Sumba Barat Tunggu Pemberitahuan MK Sidang Pertama Gugatan Paket Niga-Oris

Setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi oleh polisi, mayat dimasukan dalam kantong jenazah. Saat itu, personel Satgas membantu mengevakuasi mayat korban dari kali menuju jalan raya yang jaraknya sekitar 500 meter.

"Setelah pemeriksaan sementara selesai dilakukan kepolisian, mayat kemudian dievakuasi dari sungai Talau menuju jalan utama di perkirakan 500 meter. Personel kita
yang dipimpin Serka Richardo ikut membantu mengevakuasi mayat korban", ungkap Dansatgas.

Menurut Dansatgas, personel Satgas Pamtas turut belasungkawa atas meninggalnya korban. Sesuai keterangam dari keluarga, korban keluar dari rumah sejak Minggu (17/1/2021) pukul 11.00 Wita. Namun sampai pukul 18.00 Wita, korban tak kunjung tiba.

Cucu dari korban, Novita Oliveira Martins (14) tidak mengetahui tujuan korban meninggalkan rumah saat itu. Novita sempat bertanya namun korban hanya menjawab ke rumah keluarganya.

Menurut Dansatgas, saat ditemukan, korban mengenakan kaos hijau stabilo, sweater abu-abu rilis hitam, celana panjang warna abu-abu dan menggunakan ikat pinggang warna hitam.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved