Breaking News:

Opini Pos Kupang

Memilih Pemimpin Bernurani Rakyat

Berdasarkan rilis Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Pilkada Serentak 2020 di NTT akan berlangsung di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Ngada

Memilih Pemimpin Bernurani Rakyat
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

Berdasarkan rilis Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Pilkada Serentak 2020 di NTT akan berlangsung di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Ngada

Oleh: Steph Tupeng Witin, Penulis Buku "Politik Dusta di Bilik Kuasa" (JPIC OFM, 2019)

POS-KUPANG.COM - "Orang yang bodoh dan kejam akan bertambah banyak, jika mereka yang pintar dan agung memilih berdiam diri saja" ( Nelson Mandela).

Berdasarkan rilis Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Pilkada Serentak 2020 di NTT akan berlangsung di Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Ngada di Pulau Flores; Sumba Timur, Sumba Barat di Pulau Sumba; Sabu Raijua, Belu, Malaka dan Timor Tengah Utara (TTU) di Pulau Timor.

Pilkada yang akan digelar di tengah gelombang desakan publik agar ditunda ini menjadi tanur pengujian kualitas demokrasi.

Baca juga: Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Segenap stakeholder penyelenggara (KPU) tidak sekadar bekerja keras menyelenggaran Pilkada berkualitas sebagai gerbang memilih pemimpin tapi mesti berjibaku dengan laju virus Covid-19 yang memukul semesta ini.

Ada kekhawatiran Pilkada akan menciptakan kluster baru penyebaran virus sadis ini. Pilkada serentak Desember 2020 akan berlangsung di tengah bayang-bayang ketakutan pertaruhan nyawa.

Apalagi mayoritas kabupaten peserta Pilkada NTT telah "tercemar" virus Covid-19 dan sedang berjuang keluar dari zona merah. Kita mengapresiasi keberanian pemerintah yang konsisten menyelenggarakan Pilkada penuh risiko ini sambil berharap agar di tengah represi pandemi global ini, Pilkada serentak Desember 2020 berlangsung sukses dan menghasilkan pemimpin bernurani rakyat.

Baca juga: Kodim 1618 TTU Salurkan 60.000 Liter Air Bersih kepada Warga Biboki Anleu

Idealisme agar Pilkada menghasilkan pemimpin bernurani rakyat ini sangat ditentukan banyak faktor. Sejarah politik dan demokrasi bangsa ini membuktikan bahwa proses Pilkada belum seutuhnya menghadirkan pemimpin berkualitas.

Pilkada belum sepenuhnya memenuhi harapan publik dalam menghasilkan pemimpin berintegritas.

Halaman
1234
Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved