Dana Covid 19 Dicuri di Sikka,Sekda Sirilus: Masa Bawa Uang Begitu Banyak Tidak Ada Yang Kawal
uang yang hilang saat kejadian disimpan di dalam ransel biru milik Theresia Pio, Bendahara Desa Wolodhesa, Kecamatan Mego.
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
Di dalam tas itu ditemukan barang antara lain
- Buku Rek BRI 5 buah
- Buku Rek Bank NTT 2 buah
- Buku Notes 2 buku
- Cap Kantor Desa Wolodhesa 1 buah
- 1 buah KTP an. Theresia Pio
- 3 buah NPWP
- 2 buah ATM BRI
- 1 buah sabun mandi
- 1 buah pepsoden ukuran kecil
- 1 buah sikat gigi
- 1 buah alat meck up picy
- 1 buah Listik warna merah
- 1 buku slip penarikan Bank BRI
- 1 sepasang baju celana warna biru
- 1 buah pakaian dalam
- 1 buah Masker
- Berkas - berkas / Surat - Surat Kantor Desa Wolodhesa, Kecamatan Mego
- 3 buah kertas Matre 6000
- 1 gantungan kunci yg di duga pemilk dari tas Ransel tersebut
- Uang 100.000
- Tas Ransel Warna Biru.
Penemuan tas ini bermula 2 anak yang sedang melewati jalan untuk bermain bersama teman-temannya.
Tiba - tiba Farel melihat ada sebuah tas di semak-semak pinggir jalan dan kedua anak tersebut mengambil dan memeriksa tas tersebut.
Pada saat kedua anak tersebut sedang memeriksa tas tersebut datang seorang ibu bernama Canserina da Mboy.
Ibu ini mau melihat apa yang dilakukan kedua anak tersebut dan di dalam tas ransel tersebut didapati uang Rp 100.000 di saku bagian kanan tas ransel.
Setelah itu uang tersebut di ambil oleh kedua anak tersebut.
Merasa aneh dengan isi tas tersebut Ibu Canserina mengamankan tas tersebut di Rumah Bapak RT Genesius Madiun.
Setelah itu, bapak RT menelepon salah satu kenalan Anggota Polres Sikka, Bripka Jufri bahwa telah ditemukan tas ransel biru yang mencurigakan.
Selanjutnya, Piket SPKT bersama Piket Reskrim dan Intel Polres Sikka turun ke TKP dan mengamankan Tas tersebut.
Untuk diketahui, diduga tas tersebut adalah tas ransel korban pencurian Dana BLT-DD Tahap III Desa Wolodhesa sebesar Rp 161.342.000 yang terjadi pada hari Jumad tanggal 7 Agustus 2020 sekitar 15.30 wita di Toko Rejeki Maumere.
• Kapolres TTU Benarkan Adanya Kasus Pembunuhan Karena Berebut Pohon Asam
• Bupati Belu, Willy Lay Lakukan Kunker ke Desa Fohoeka, Ini Aspirasi yang Sampaikan Masyarakat
• September 2020, Sekolah di Kabupaten Sikka Dibuka Tapi Ada Syaratnya
Uang Rp 100.000 tersebut telah dibelanjakan kedua anak tersebut dan telah di amankan kembali dengan jumlah Rp 82.500.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sekda-sikka-pantau-langsung-pembayaran-bst-warga-kurang-mampu-di-lima-desa.jpg)