VIDEO -- Tialai di Belu Jadi Desa Perdana Pembagian BLT Bagi Warga Terdampak Covid-19

VIDEO -- Tialai di Belu Jadi Desa Perdana Pembagian BLT Bagi Warga Terdampak Covid-19. Penyerahan bantuan BLT tersebut oleh Wakil Bupati JT Ose Luan.

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Frans Krowin

VIDEO -- Tialai di Belu Jadi Desa Perdana Pembagian BLT Bagi Warga Terdampak Covid-19

POS KUPANG.COM, ATAMBUA - Pemerintah Kabupaten Belu melaunching penyerahan bantuan langsung tunai, BLT yang bersumber dari dana desa, dalam rangka penanggulangan dampak virus corona atau covid 19.

Penyerahan BLT perdana itu dikakukan Wakil Bupati Belu, Drs. JT Ose Luan kepada warga penerima bantuan di Desa Tialai, Kecamatan Tasifeto Timur, Jumat (1/5/2020).

Disaksikan POS-KUPANG.COM, penyerahan BLT itu secara simbolis kepada beberapa warga, di Kantor Desa Tialai. Selanjutnya, bantuan itu diserahkan langsung ke rumah warga penerima bantuan.

VIDEO - Posko Covid-19 Perbatasan Nagekeo - Ngada Diperketat, Semua Pelintas Wajib Cuci Tangan

VIDEO - Unwira Kupang Bagi Sembako, APD dan Peralatan Tulis Saat Hardiknas di Noelbaki

VIDEO - Kejari - IAD Sumba Timur Datangi Panti Asuhan dan Pondok Pesantren, Serahkan Sembako

Kiat penyerahan BLT dari rumah ke rumah itu, sebagai salah satu upaya untuk menghindari kerumunan massa dan mentaati protokol kesehatan Covid-19.

Bantuan yang diserahkan dalam bentuk buku tabungan simpedes BRI yang sudah memiliki saldo dan kartu ATM. Jumlah dana BLT yang diterima Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan berturut-turut, terhitung  April 2020. 

Kegiatan itu dihadiri Pemimpin Cabang BRI Atambua, Stefanus Juarto, Kadis PMD, Januaria Nona Alo, Kepala BP4D, Florianus Nahak, Camat Tasifetoto Timur, Vinsensius Moruk dan anggota DPRD Belu, Marthen Nai Buti.

Kepada wartawan, Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan mengatakan, Desa Tialai merupakan desa perdana penyaluran BLT di Kabupaten Belu.

Total penerima BLT di Desa Tialai sebanyak 66 kepala keluarga. Sasaran penerima BLT, adalah warga non penerima PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai. 

Ose Luan mengimbau seluruh masyarakat Belu agar menaati protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah.

Pasalnya, untuk memerangi Covid-19 tidak bisa menggunakan senjata secanggih apapun, tetapi hanya dengan cara memakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak fisik dan protokol kesehatann lainnya. 

Ose Luan juga berpesan agar masyarakat jangan panik dan takut berlebihan. Pemerintah sudah berpikir tentang masyarakat selama tiga bulan ke depan melalui bantuan BLT tersebut.

Jika ternyata virus ini masih bekepanjangan di Tanah Air, maka pemerintah juga tentu telah memikirkan langkah-langkah yang diambil terkait hal itu. 

Pemerintah, katanya, selalu berpikir untuk kebaikan masyarakat. Bukan sebaliknya menyusahkan masyarakat.

Kepala Dinas PMD, Januaria Nona Alo dalam laporannya mengatakan, BLT yang disalurkan itu bersumber dari dana desa.

VIDEO -- Gekira, Partai Gerindra Bantu Sembako Ke Panti Benpasi dan Klinik Sta.Familia di TTU - NTT

VIDEO – Satu ODP di TTU Dipulangkan, Ini Kisahnya Saat Menjalani Karantina di Rusunawa BTN

VIDEO - Ibu Elizabeth Bao Tahan Semua Pendatang di Posko Covid-19 Desa Nuaja - Ende

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved