Up Date Covid 19 di NTT

VIDEO – Ibu-ibu Datangi DPRD Sumba Timur, Mengadukan Soal Bantuan Dampak Covid-19

VIDEO – Ibu-ibu Datangi DPRD Sumba Timur, Mengadukan Soal Bantuan Dampak Covid-19. Aksi spontan itu dilakukan pada hari Senin, 27 April 2020.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Frans Krowin

VIDEO – Ibu-ibu Datangi DPRD Sumba Timur, Mengadukan Soal Bantuan Dampak Covid -19

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Sejumlah warga Sumba Timur mendatangi Gedung DPRD Sumba Timur. Kedatangan warga itu untuk menyampaikan keluhan soal prosedur pendataan dan penyaluran bantuan dampak Covid-19.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin (27/4/2020), warga yang mendatangi Gedung DPRD Sumba Timur dominan adalah ibu-ibu.

Mereka itu berasal dari beberapa wilayah di Kota Waingapu dan sekitarnya,, seperti Kelurahan Malumbi, Kelurahan Hambala, Kambajawa dan Kelurahan Temu di Kecamatan Kota Waingapu, Sumba Timur.

VIDEO - Reagen PCR Tiba Di NTT, Pengujian SWAB Sample Covid-19 Akan Dilakukan di Kupang

VIDEO - Pelaku Perjalanan Jalani Karantina di Tanjung Kajuwulu Sambil Menikmati Keindahan Pantai

VIDEO - Kodim Kabupaten TTS Bantu Pekerjaan MCK Untuk Ruang Isolasi ODP

Saat di Gedung DPRD Sumba Timur, mereka sempat bertemu Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq, dan Ketua Komisi C, Ayub Tay Paranda dan anggota Komisi C, Melki Nara.

Saat ada di rumah rakyat itu, ibu-ibu mengungkapkan bawah mereka terkejut ketika mendatangi Dinas Sosial  guna mengurus dan menyerahkan syarat untuk mendapatkan bantuan dampak Pandemi Covid-19.

"Kami datang ke Dinas Sosial tapi seperti pengemis. Informasinya juga kami tidak mengerti. Saat kami ke kantor itu, kepada kami disebutkan bahwa pendaftaran untuk hal itu sudah tutup," kata Maria Bela, seorang warga.

Dikatakannya, saat mereka ke Dinas Sosial Kabupaten Sumba Timur itu, kepada mereka disampaikan bahwa waktu penyerahan syarat tersebut, hanya tiga hari.

Inggrid Fransiska Siahaan warga lainnya juga mengatakan, mereka hadir di DPRD Sumba Timur untuk menyampaikan soal proses pendaftaran penerima bantuan dampak Covid-19.

Ketua DPRD Sumba Timur, Ali Oemar Fadaq saat itu langsung memanggil Ketua Komisi C DPRD Sumba Timur, Ayub Tay Paranda agar bersama menerima warga tersebut.

Saat itu, Ayub berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga tersebut dengan memanggil dinas teknis untuk mendengarkan penjelasan.

"Sebagai ketua komisi , saya akan lakukan rapat dengan dinas teknis," kata Ayub.

Melki Nara mengatakan, dampak Covid -19 ini dirasakan hampir semua masyarakat.

“Kita menyadari belum ada data yang valid sehingga perlu diperhatikan,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved