VIDEO: Bank Indonesia Ajak Mitra Siap Hadapi Peluang dan Tantangan Era Ekonomi Digital. Ini Videonya

VIDEO: BI NTT Ajak Mitra Hadapi Peluang dan Tantangan Era Ekonomi Digital.

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Frans Krowin

VIDEO: Bank Indonesia Ajak Mitra Siap Hadapi Peluang dan Tantangan Era Ekonomi Digital. Ini Videonya

POS-KUPANG.COM, KUPANG – VIDEO: Bank Indonesia Ajak Mitra Siap Hadapi Peluang dan Tantangan Era Ekonomi Digital. Ini Videonya

Kantor Perwakilan BI NTT kembali menggelar Temu Responden Survey, Liaison dan Mitra Kerja Kantor Perwakilan BI NTT 2019, di Ruang Nembrala Lantai III KPw BI NTT, Selasa (19/11/2019).

Temu Responden yang pertama kali digelar setelah belasan tahun ini mengusung tema "Tantangan dan Peluang di Era Ekonomi Digital" dengan menghadirkan pembicara Co-Founder and CTO 8 Villages Indonesia, Sanny Gaddafi dan Petani Muda Indonesia, Gestianus Sino.

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi, Rut Eka Trisilowati, mengatakan, temu responden survey tersebut, sebagai bentuk apresiasi manajemen Bank Indonesia terhadap para pelaku usaha dan instansi terkait.

VIDEO: Upah Minimum Provinsi NTT Naik Menjadi Rp 1.950.000. Mulai Berlaku Januari 2020. Ini Videonya

VIDEO: Di Lembata, Janda Miskin Terpaksa Tinggal Serumah Dengan Ayam. Simak Videonya

VIDEO: Sopir Mobil Dinas Perhubungan Ende Diduga Dibunuh. Polisi Diminta Usut Tuntas. Ini Videonya

Kegiatan itu diselenggarakan untuk menjawab beberapa pertanyaan survey, yang mengharapkan terciptanya komunikasi dan kolaborasi yang semakin erat antara BI dengan pelaku usaha dan instansi terkait. 

"Kita bisa menjalin kerja sama yang baik dan semoga menjadi kuat ke depan," ujarnya.

Ia menjelaskan tema "Tantangan dan Peluang di Era Ekonomi Digital" diambil karena diharapkan bisa memberikan inspirasi bagi semua, terutama petani, produsen, pedagang, pengusaha dan instansi pemerintah.

Inspirasi itu dibutuhkan untuk berinovasi dalam menghadapi berbagai situasi yang muncul pada hari-hari ke depan.

Hal yang bisa terjadi ke depan adalah timbul peluang dan tantangan, sehingga diharapkan para mitra mampu menghadapi situasi tersebut.

Dikatakannya,  pada 17 agustus 2019 lalu,  BI telah meluncurkan QR Code QRIS berbasis nasional yang akan diimpelementasikan pada Januari 2020. 

"Dengan QR diharapkan terjadi sistem pembayaran bersifat eksklusif  yang dapat dibaca oleh penerbitnya saja dan inklusif untuk penerbit lainnya," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Asisten Manajer Unit Pengawasan Sistem Pembayaran, Achmad Al Achsan, mengenalkan QRIS kepada para undangan baik dari instansi terkait, pelaku usaha dan lainnya

Achmad menjelaskan QRIS adalah standar QR Code pembayaran untuk sistem pembayaran Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia dan Asosiasi Sistem Pembayaran di Indonesia (ASPI). 

VIDEO: Ditembusi Timah Panas, Residivis Pemerkosaan di Sikka, Jatuh Terkapar. Ini Videonya

VIDEO: Rahmat dan Juenna Ling Harumkan Nama Lembata di Tingkat Provinsi NTT. Tonton Videonya

VIDEO: Kodim 1602 Ende Panen 12 Ton Jagung di Desa Nangamese, Ende, Flores. Tonton Videonya

QRIS mengusung tema UNGGUL, yang berarti : 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved