VIDEO: Berkunjung ke PT Telkom, Siswa SMK Diajari Soal Satelit, Radio dan Fiber Optik. Ini Videonya
VIDEO: Berkunjung ke PT Telkom, Siswa SMKN 1 Kupang Diajari Soal Satelit, Radio dan Fiber Optik. Dalam kunjungan itu siswa didampingi sejumlah guru.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Berkunjung ke PT Telkom, Siswa SMKN 1 Kupang Diajari Soal Satelit, Radio dan Fiber Optik. Ini Videonya
POS-KUPANG.COM, KUPANG – VIDEO: Berkunjung ke PT Telkom, Siswa SMKN 1 Kupang Diajari Soal Satelit, Radio dan Fiber Optik. Ini Videonya
Siswa SMKN 1 Kupang dari Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), pada Jumat (8/11/2019), melakukan kunjungan industri ke 3 perusahaan ternama di Kota Kupang, NTT.
Tiga perusahaan yang dikunjungi itu, yakni PT. Telkom, PT. Lintas Artha dan LPP TVRI NTT.
• VIDEO: Gereja Kristen Sumba Hadiahkan Seekor Kuda Putih Kepada Presiden Jokowi. Ini Videonya
• VIDEO: Aksi Wakil Ketua DPRD Manggarai Timur Saat Cek Proyek Jalan Benteng Jawa-Necak. Ini Videonya
• VIDEO: Liburan Mewah Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Labuan Bajo. Seru. Tonton Videonya Yuk
Sekretaris Kompetensi Keahlian TKJ SMKN 1 Kupang, Engky Lesiangi, SST menyampaikan hal tersebut kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (8/11/2019).
“Kunjungan ke perusahaan ini dilakukan 143 siswa jurusan Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ),” ujarnya.
Menurut Engky, program kunjungan industri di SMKN 1 Kupang diikuti siswa Kelas XI. Untuk Kompetensi Keahlian atau Jurusan TKJ, kunjungannya ke PT. Telkom di Jalan Palapa, PT. Lintas Artha dan LPP TVRI NTT.
"Tujuan kunjungan industri ini, adalah siswa bisa mengetahui keberadaan dunia industri," kata Engky.
Kunjungan ke PT. Telkom, katanya, agar siswa dapat mengenal jaringan komunikasi yang ada di Telkom.
"Begitu juga ke Lintas Arta dan TVRI. Kami harapkan siswa mengenal dan memahami tentang dua perusahaan ini lebih dekat," katanya.
Saat berkunjung ke PT. Telkom di Jalan Palapa, para siswa didampingi 14 guru dari Kompetensi Keahlian TKJ dan wali kelas.
Kurang lebih satu jam, para siswa mendapat penjelasan dari Asisten Manajer Transport, I Made Putra.
I Made Putra menyampaikan penjelasan tentang satelit, radio dan fiber optik.
Menurut I Made Putra, NTT sangat cocok dengan satelit dan hampir seluruh wilayah menggunakan satelit. Dia juga memberi penjelasan menyangkut antena parabola yang digunakan masyarakat, baik di rumah ,kantor, hotel dan sebagainya.
"Sistem satelit di rumah mirip juga satelit di ATM-ATM. Satelit saat ini dipakai sebagai back up," kata I Made Putra.
"Kalau jaringan terganggu bagaimana cara deteksi dan upaya perbaikan," tanya Tifani.
• VIDEO: Dipasung Selama 30 Tahun, Saat Disembuhkan, 8 Jam Gervas Kencing Tiada Henti. Simak Videonya
• VIDEO: Patahkan Jeruji Besi Sel Polres Sikka, Residivis Kabur dengan Tangan Terborgol. Ini Videonya
• VIDEO: Lihat, Indahnya Kain Sumba Yang Dipamerkan Pada Sidang Raya PGI di Waingapu. Ini Videonya
Atas pertanyaan itu, Made mengatakan, satelit harus bebas dari hambatan. Tak boleh terhalang.
"Semua dilengkapi dengan Network Management System (NMS) sehingga apabila ada gangguan, bisa langsung dideteksi," kata Made.
Menyangkut optik bawah laut, ia mengakui wilayah laut sangat luas, tetapi pihaknya mempunyai NMS, sehingga apabila ada kabel yang putus, maka pada NMS akan muncul tanda merah, sehingga semua titik akan dideteksi apabila ada gangguan.
Made juga menjelaskan mengenai Optical Time-Domain Reflectometer atau biasa disingkat menjadi OTDR, yang merupakan suatu peralatan optoelektronik yang digunakan untuk mengukur parameter seperti pelemahan (attenuation), panjang, kehilangan pencerai dan penyambung, dalam sistem telekomunikasi serat optik. (POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
Tonton Videonya Di Sini: