VIDEO: Patahkan Jeruji Besi Sel Polres Sikka, Residivis Kabur dengan Tangan Terborgol. Ini Videonya
VIDEO: Patahkan Jeruji Besi Sel Polres Sikka, Residivis Kabur dengan Tangan Terborgol. Oknum itu bernama Rino, residivis 3 kasus pemerkosaan di Sikka
Penulis: Eugenius Moa | Editor: Frans Krowin
VIDEO: Patahkan Jeruji Besi Sel Polres Sikka, Residivis Kabur dengan Tangan Terborgol. Ini Videonya
POS-KUPANG.COM, MAUMERE – VIDEO: Patahkan Jeruji Besi Sel Polres Sikka, Residivis Kabur dengan Tangan Terborgol. Ini Videonya
Tindakan nekad dilakukan Rikardus Bia alias Rikardus, alias Yohanes Rino alias Rino (35), residivis beberapa kasus kejahatan di Maumere, Kabupaten Sikka.
Meski dalam tangan terborgol dengan pengamanan ekstra ketat, oknum residivis kasus pemerkosaan dan beberapa kasus pidana lainnya itu, berhasil melarikan diri dari balik jeruji besi Polres Sikka.
• VIDEO: Lihat, Longsor Mirip Likuifaksi Terjadi di Kalimantan Utara, Akhir Oktober 2019. Ini Videonya
• VIDEO: Tarian Kolosal Memeriahkan Launching Pancawindu Universitas Flores.Tonton Videonya Yuk
• VIDEO: Menegangkan. Warga Selamatkan Tini yang Kesurupan di Atas Jembatan Kambaniru. Ini Videonya
Pada Minggu (3/11/2019) pekan lalu, saat dini hari, oknum tersebut melarikan diri dari tahanan Polres Sikka.
Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Polres Sikka, AKP Heffri Dwi Irawan, S.H, S.IK, dalam jumpa pers di Mapolres Sikka, Selasa (5/11/2019) siang.
Dalam jumpa pers tersebut, Heffri mendampingi Wakapolres Sikka, Kompol I Putu Surawan, S.IP, dan Kasubag Humas Polres Sikka, Iptu Petrus Kanisius.
Dikatakannya, oknum residivis tersebut kabur dari sel setelah yang bersangkutan mematahkan (melengkungkan) besi di blok ruang tahanan.
Rino mematahkan dan melengkungkan besi di ruang tahanan tersebut tanpa menggunakan alat bantu. Rino kemungkinan melakukannya seorang diri.
Setelah jeruji besi itu melengkung dan patah, Rino lantas naik ke plafon. Dari atas plafon, Rino menuju bagian barat ruang sel dan turun di tempat itu. Setelah itu, bergerak ke selatan lalu meloncati tembok yang tingginya sekitar 2 meter,” ungkap Heffri.
Setelah berada di luar tahanan, lanjut Heffri, Rino lantas kabur ke arah timur melewati sumur bor. Sedangkan seorang temannya lagi, yakni SAN, lari ke arah barat menuju sebuah kali mati.
Mengetahui ada tahanan lari dari sel, polisi lantas melakukan pengejaran. Sehari kemudian, yakni Senin (4/11/2019), SAN berhasil diringkus polisi di tempat persembunyiannya di kali mati tersebut.
Sedangkan residivis Rino, lanjut Heffri, hingga kini belum ditemukan. Rino merupakan residivis tiga kasus pemerkosaan dan percabulan, serta dua kasus laporan pidana umum.
Ketika ditangkap polisi pada pertengahan Agustus 2019 lalu, Rino dilumpuhkan dengan cara ditembak. Setela timah panas menembus kakinya, Rino jatuh tersungkur dan menyerah, sehingga langsung dibawa ke RSUD Maumere.
Setelah kondisinya membaik, lanjut Heffri, Rino berulah lagi dengan mematahkan jeruji besi sel Polres Sikka kemudian lari dari ruang tahanan.
• VIDEO: Jai Bersama Akhiri TMMD Tahun 2019 di Ngada. Tonton Videonya Yuk
• VIDEO: Kabar Gembira. Tahun Depan UMP NTT Berkemungkinan Naik Menjadi Rp 1.945.902. Ini Videonya
• VIDEO: Mencari Siput di Pulau Awololong, Mendengar Sejarahnya Sambil Menanti Sunset. Ini Videonya