Berita Pendidikan
Siapkan Mahasiswa Lakukan Penelitian Bahasa, Prodi Bahasa Inggris Unwira Gelar Workshop
Prodi Bahasa Inggris, Universitas Katolik Widya Mandira ( Unwira) Kupang mengadakan Workshop Language on Documentation.
Penulis: Apolonia M Dhiu | Editor: Apolonia Matilde
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu
POS-KUPANG.COM|KUPANG - Prodi Bahasa Inggris, Universitas Katolik Widya Mandira ( Unwira) Kupang mengadakan Workshop Language on Documentation di Gedung St. Yosef Freidanemets, Kampus Penfui, Senin (7/10/2019).
Prodi Bahasa Inggris Unwira bekerja sama dengan Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta mengadakan workshop tersebut selama tiga hari.
Dosen Prodi Bahasa Inggris, Dr. Elvis Albertus Bintoni, S.pd, MA, kepada Pos Kupang disela-sla kegiatan, mengatakan, setiap tahun Atma Jaya selalu mengadakan Workshop Language on Documentatio.
• Kabar Gembira! Pelajaran PKN dan Pancasila Akan Dipisahkan Biar Efektif Bagi Siswa
Tujuannya, kata Elvis, mempersiapkan generasi muda terlebih mahasiswa yang mempunyai minat di bidang penelitian bahasa, mengetahui bagaimana cara mendokumentasikan bahasa dengan baik terutama dalam penggunaan teknologi dewasa ini.
"Unwira Atma Jaya juga bekerja sama dengan Tokyo University of Foreigner Studies (TUFS).
• Juara Lomba CCK Undana 2019, Ini Yang Diharapkan Volunteer USA kepada SMAK Giovanni
TUFS menyiapkan dana sekaligus sponsor. Di program studi bahasa Inggris ada mata kuliah yang sangat mendukung seperti linguistik dan berbagai teori yang ada di dalamnya.
Teori-teori tersebut yang dapat membantu mereka untuk bisa melakukan penelitian," katanya.
Elvis mengatakan, dalam workshop tersebut mereka akan diajarkan menggunakan teknologi untuk pengumpulan data yang bisa digunakan untuk generasi sekarang dan yang akan datang.
• Wow! SMPN 1 Nubatukan Awasi Siswa Gunakan Handphone
Menurut Elvis, Prodi Bahasa Inggris Unwira juga pernah mengirim tiga mahasiswa untuk mengikuti workshop yang sama tahun 2018.
Dari hasil workshop, kata Elvis, ketiga mahasiswa tersebut diminta untuk mengumpulkan data, menggunakan teori ilmu yang sudah diperoleh.
Sehingga, katanya, ketiga mahasiswa tersebut lolos dalam seleksi workshop internasional yang melibatkan beberapa universitas dari Amerika .
Dikatakannya, para mahasiswa tersebut mengumpulkan data mengenai bahasa daerah pada beberapa tempat di NTT.
• Hmmmm! Siswa SD Turiscain Diperiksa TNI? Ada Apa Ya
Pada kesempatan yang sama, Yanti, dari Pusat Kajian Bahasa dan Budaya Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, mengatakan, saat ini banyak bahasa daerah yang hampir punah.
"Sementara kita berpacu dengan waktu untuk dokumentasi bahasa. Namun, sumber daya kurang, pada hal kita melihat bahwa sebenarnya kita ada banyak potensi yakni para mahasiswa.
Sehingga kita mendorong mereka untuk memperhatikan bahasa sendiri. Tahun 2015, kami mulai di NTT karena saya melihat di NTT bahasanya banyak , potensinya juga ada sehingga akhirnya kami memutuskan untuk memberikan workshop di NTT," katanya.
• Swasti Sari Buat Berbagai Kelompok Binaan Bidang Pertanian, Luasnya Lebih Dari 300 Ha