BREAKING NEWS: Polres Lembata Gerebek Judi Bola Guling, Belum Ada Penetapan Tersangka

Pihak Polres Lembata gerebek Judi Bola Guling, belum ada penetapan tersangka

BREAKING NEWS: Polres Lembata Gerebek Judi Bola Guling, Belum Ada Penetapan Tersangka
ISTIMEWA
Pihak Polres Lembata menggerebek judi bola guling di kawasan Kota Baru, Kelurahan Lewoleba Tengah, Kabupaten Lembata pada Selasa (1/10/2019) sekitar pukul 23.00 Wita. 

Pihak Polres Lembata gerebek Judi Bola Guling, belum ada penetapan tersangka

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Pihak Polres Lembata menggerebek Judi Bola Guling di kawasan Kota Baru, Kelurahan Lewoleba Tengah, Kabupaten Lembata pada Selasa (1/10/2019) sekitar pukul 23.00 Wita.

Aksi penangkapan ini dilakukan di rumah duka salah satu warga di RT 12/RW 004. Dari hasil penggerebekan ini, polisi sempat mengamankan tiga orang pelaku dengan inisial SK (45) sebagai pemilik meja, AR (37) sebagai tukang guling bola dan YL (31) selaku penjaga layar dan pengumpul uang pemain.

Senator Muda NTT Angelo Wake Kako, Sederhana Bukan Orang Sembarangan Pernah Lapor Rizieq Shihab

Sejumlah barang bukti seperti uang tunai senilai Rp1.069.000 dan perlengkapan judi bola guling juga turut diamankan ke kantor polisi.

Kapolres Lembata, AKBP Janes Simamora, melalui Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Komang Sukamara menjelaskan informasi adanya judi bola guling malam itu didapat dari masyarakat.

Pihaknya masih mendalami kasus judi bola guling ini dan belum sampai menetapkan tersangka karena pada saat dilakukan penangkapan para pelaku belum menggelar meja bola guling dan belum sempat bermain.

"Barang buktinya berupa uang juga adalah uangnya mereka untuk bermain. Karena pada saat penangkapan mereka posisi baru saja mau menggelar (bola guling). Kemudian kalau kita belum dapat ada yang bermain, lalu siapa yang menjelaskan kalau dia (pelaku yang saat ini ditangkap) bermain," terang Komang saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (3/10/2019) siang.

Polisi Masih Selidiki Motif Penyerangan Oknum Pemuda dari Manusak ke Desa Naunu

Komang melanjutkan kalau seandainya pada saat penggerebekan para pelaku sementara bermain judi bola guling maka besar kemungkinan pihak kepolisian bisa langsung melakukan penetapan tersangka.

Dalam kasus ini, uang yang ditahan juga berasal dari dompet pelaku.

Saat ini, pihaknya masih melakukan tindak lanjut dari kasus bola guling ini dan melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Lembata.

"Kami kemarin waktu tatap muka dengan masyarakat juga kami sampaikan. Judi ini kita bisa proses kalau pada saat kita gerebek semuanya lengkap ada (bandar, penjudi dan bukti mereka sedang bermain). Kalau salah satu saja (alat bukti), kita amankan, kalau nanti kita bisa proses ya kita koordinasi dengan kejaksaan," katanya.

"Kita lakukan penyelidikan. Kami masih koordinasi dengan kejaksaan. Ada pemain dan bandar. Kita harus cari. Dapat di rumah duka. Ada pemain, uang yang ada di bandar. Dapat uang di tas. Para pelaku yang ditangkap malam itu juga sementara belum ditahan," katanya.

Perihal keresahan masyarakat terhadap maraknya perjudian di Lembata, Komang menambahkan kalau memang ada laporan dari masyarakat soal perjudian maka polisi akan tegas menangkap para pelaku.

"Kalau memang ada laporan dari masyarakat, kita datangi, kita tangkap dan kita proses," pungkas Komang yang baru sebulan lebih bertugas di Polres Lembata ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved