Rabu, 6 Mei 2026

VIDEO: Keluarga Korban Kebakaran di Sumba Timur, Terima Bantuan Mie Instan. Ini Videonya

VIDEO: Keluarga Korban Kebakaran di Sumba Timur, Terima Bantuan Mie Instan. Bantuan itu diberikan setelah beberapa jam kebakaran melanda desa itu.

Tayang:
Penulis: Robert Ropo | Editor: Frans Krowin

VIDEO: Keluarga Korban Kebakaran di Sumba Timur, Terima Bantuan Mie Instan. Ini Videonya

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU – VIDEO: Keluarga Korban Kebakaran di Sumba Timur, Terima Bantuan Mie Instan. Ini Videonya

VIDEO: Keluarga korban kebakaran di Dusun Minggitimbi, Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, menerima bantuan mie instan dari pemerintah.

Bantuan emergensi itu diberikan pemerintah, setelah beberapa jam kebakaran melanda lima rumah warga di desa tersebut, Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 12.00 Wita.

VIDEO: Wagub NTT Gelorakan Semangat Melawan Stunting. 3 Kata Kunci Jadi Andalan. Ini Videonya

VIDEO: Lima Rumah Warga di Sumba Timur Ludes Terbakar, Sumber Api dari Padang Hepa. Ini Videonya

VIDEO: Kemungkinan Ada Tersangka Lain Dalam Kasus Pembuangan Bayi di Kupang. Ini Videonya

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur, pemerintah kabupaten setempat memberikan bantuan beras, mie instan dan bahan pangan lainnya kepada para korban di desa itu.

Untuk diketahui, lima rumah warga di RT 19, RW 06, Dusun Menggitimbi, Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, ludes dilahap api, Selasa (10/9/2019) siang sekitar pukul 12.00 Wita.

Lima rumah tersebut masing-masing milik Lasarus Lapu Rohi, Oktavianus Gia, Leonard Lodo, Bendelina Tudu dan rumah milik Dara Para.

Dalam peristiwa naas tersebut, sumber api diduga berasal dari Padang Hepa, masih dalam wilayah Dusun Minggitimbi, Desa Palakahembi.

Lantaran kobaran api itu terjadi siang hari dengan tiupan angin sangat kencang, sehingga kebakaran padang yang menyapu habis lima rumah penduduk itu, terjadi dalam tenggat waktu yang relatif singkat.

Dalam kejadian tersebut, warga telah berusaha secara maksimal untuk memadamkan maupun mengendalikan kobaran api.

Namun usaha itu sia-sia. Karena api melahap habis lima rumah penduduk di dusun tersebut.

Selain lima rumah penduduk itu, kobaran api juga menyikat habis pohon-pohon lontar, pohon kelapa dan jenis tanaman lainnya milik warga.

Atas musibah tersebut, lima kepala keluarga korban, langsung diberikan bantuan emergensi.

Bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sumba Timur itu disalurkan melalui BPBD setempat.

Bantuan emergensi itu berupa beras beberapa karung, minyak goreng, mie instan, terpal, gula, dan aneka jenis bantuan lainya.

Bantuan kemanusiaan itu diserahkan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumba Timur, Simon Petrus, Anggota DPRD Sumba Timur, Umbu Yanto Diki Dongga,Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP, dan anggota Bhabinkamtibmas.

VIDEO: Dua Pastor Potong Kue Ultah ke-57 SMAK Giovanni Kupang. Ini Videonya

VIDEO: Ibu-ibu Bergaya Artis, Menyanyi Sambil Menari, Saat Jambore PKK di Kupang. Ini Videonya

VIDEO: Pacar Tersangka Pembuang Mayat Bayi di Kupang, Adalah Pria Sudah Beristri. Simak Videonya

Simon Petrus Kepada POS-KUPANG. COM, mengatakan pihaknya sudah menyerahkan bantuan emergensi tersebut kepada korban bencana

Bantuan itu baru diserahkan kepada 4 keluarga korban kebakaran. Sedangkan satu KK lainnya, bantuan emergensi itu belum diberikan.

"Tadi kami bawa bantuan hanya untuk empat KK saja. Sedangkan satu KK lainnya, belum kami beri, karena informasi yang kami terima, hanya empat rumah warga yang terbakar,” ujarnya.

Meski belum diberikan, lanjut dia, tetapi KK yang belum kebagian bantuan tersebut, tetap mendapatkan bantuan sebagaimana korban kebakaran yang lain.

“Kami akan segera memberikan bantuan. Kami juga berharap agar surat laporan bencana dari desa  segera diberikan ke BPBD, sehingga surat itu menjadi dasar bagi kami memberikan laporan pertanggungjawaban,"kata Simon.

Mengenai bantuan materian berupa bahan bangunan, Simon mengatakan, bantuan bahan bangunan, saat ini sedang dalam proses. “Kami minta para korban kebakaran agar bersabar. Pemerintah pasti akan tetap memberikan bantuan material itu,” ujarnya.

Anggota DPRD Sumba Timur Umbu Yanto Diki Dongga juga mengatakan, para korban tentu memiliki kerugian yang besar terkait apa yang dialami.

Bantuan emergency itu, katanya, tak seberapa nilainya jika dibandingkan dengan total kerugian yang sedang diderita.

Meski bantuan itu tak sesuai harapan, misalnya, para korban hendaknya menerima itu dengan rasa syukur.

Sebab hakikat dari bantuan emergensi itu, adalah bantuan untuk sekadar meringankan penderitaan yang sedang dialami.

Sebagai wakil rakyat, lanjutnya, ia akan mendorong pemerintah untuk secepatnya memberikan bantuan material bahan bangunan.

Bantuan material bangunan itu dimaksudkan agar masyarakat segera membangun lagi rumah yang baru supaya bisa ditempati keluarga. (POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Nonton Videonya Di Sini:

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved