VIDEO: Harga Sayur-sayuran Dorong Terjadinya Deflasi di NTT. Simak Videonya

VIDEO: Harga Sayur-sayuran Dorong Terjadinya Deflasi di NTT. Hal ini terungkap dalam jumpa pers yang digelar BPS NTT di Kupang, Senin (2/9/2019).

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Frans Krowin

VIDEO: Harga Sayur-sayuran Dorong Terjadinya Deflasi di NTT. Simak Videonya

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- VIDEO: Harga Sayur-sayuran Dorong Terjadinya Deflasi di NTT. Simak Videonya

Nusa Tenggara Timur pada Agustus 2019, mengalami deflasi sebesar 0,29% setelah sebelumnya Juli 2019 mengalami inflasi sebesar 0,21%. 

Terjadi penurunan indeks harga konsumen dari 135,00 pada Juli 2019, menjadi 134,61 pada Agustus 2019. Deflasi ini disebabkan oleh turunnya indeks harga pada lima dari tujuh kelompok pengeluaran. 

VIDEO: Pakan Berkurang, Ternak di Sumba Timur, Mati Satu Per Satu. Lihat Videonya

VIDEO: Banyak Pengendara Berusaha Menghindari Polisi Saat Operasi Patuh Turangga. Ini Videonya

VIDEO: Pemandu Wisata di Nagekeo Digembleng 3 Hari. Ini Videonya

Salah satu komponen yang mendorong terjadinya deflasi adalah menurunnya harga sayur-sayuran seperti sawi putih, tomat sayur, bawang merah dan kangkung.

Kepala Bidang Distribusi, Dem Sabuna, didampingi Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik,  BPS NTT, Tio Faryda Gultom mengungkapkan hal tersebut, saat Jumpa Pers Bulanan di Aula Rapat BPS NTT, Senin (2/9/2019).

Dia menyampaikan, kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks harga terbesar, adalah kelompok bahan makanan yang turun sebesar 1,23%.

Menyusul kelompok transpor sebesar 0,06% dan kelompok makanan jadi sebesar 0,02% seperti sawi putih, bawang merah, tomat sayur, jagung dan lainnya.

Sedangkan kelompok perumahan dan pendidikan turun sebesar 0,01%.

Kelompok sandang dan kesehatan mengalami kenaikan indeks harga sebesar 0,33% dan 0,12%. 

Pada Agustus 2019 Provinsi NTT mengalami deflasi sebesar 0,29% searah dengan yang terjadi pada tahun sebelumnya yaitu Agustus 2018 di mana provinsi NTT mengalami deflasi 0,45%.

Ia menjelaskan, menurut kelompok pengeluaran pemberi andil terbesar dalam pembentukan deflasi di NTT Agustus 2019, adalah kelompok bahan makanan dengan andil negatif sebesar 0,29%.

Sedangkan kelompok sandang dan kesehatan memberikan andil positif terhadap deflasi sebesar 0, 02 dan 0,01%. 

Dia pun menjelaskan, lebih lanjut perkembangan harga barang dan jasa di Kota Kupang.

Berdasarkan hasil penghitungan indeks harga konsumen pada Agustus 2019, Kota Kupang mengalami deflasi 0,33% atau terjadi penurunan IHK dari 136, 21 pada Juli menjadi 135,76 pada Agustus 2019.

VIDEO: Ketika Ibu-Ibu Warambadi Sulap Daun Kelor Menjadi Kue Tart. Ini Videonya

VIDEO: Panglima TNI Jemput Panglima Tertinggi Timor Leste di Garis Batas Negara. Ini Videonya

VIDEO: Seperti Ini Tinju Tradisional di Lembata. Namanya Hadok. Lihat Videonya

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved