VIDEO: Ketika Ibu-Ibu Warambadi Sulap Daun Kelor Menjadi Kue Tart. Ini Videonya

VIDEO: Ibu-Ibu Warambadi Sulap Daun Kelor Menjadi Kue. Pelatihan pembuatan kue dari daun kelor itu dilakukan SL Consultan, Radio MW dan LIFE Jepang.

VIDEO: Ketika Ibu-Ibu Warambadi Sulap Daun Kelor Menjadi Kue Tart. Ini Videonya

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU – VIDEO: Ibu-Ibu Warambadi  Sulap Daun Kelor Menjadi Kue Tart. Ini Videonya

Ibu-ibu kelompok wanita tani (KWT) Bidi Hunggar, di lokasi Translok Warambadi, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, belajar mengolah daun kelor menjadi kue dan aneka jenis makanan dan minuman.

Pelatihan pengolahan bahan baku daun kelor menjadi menu makanan itu, atas kerja sama KWT Bidi Hunggar dengan Suluh Lingkungan (SL) Consultan, Radio Max Waingapu Foundation, yang didukung oleh LIFE Jepang.

VIDEO: Panglima TNI Jemput Panglima Tertinggi Timor Leste di Garis Batas Negara. Ini Videonya

VIDEO: Anda Penikmat Kopi? Kunjungi Festival Kopi di Lippo Plaza Kupang. Ini Videonya

VIDEO: Seperti Ini Tinju Tradisional di Lembata. Namanya Hadok. Lihat Videonya

Pelatihan itu berlangsung di Translok Warambadi, Mangili, Kecamatan Pahunga Lodu, Rabu-Jumat (28-30/8/2019).

Adrianus Petrus Lagur dari SL Consultan kepada POS-KUPANG. COM, Jumat (30/8/2019) menjelaskan, SL Consultan menyediakan jasa pelatihan pengolahan daun kelor untuk berbagai resep.

Semisal bubuk daun kelor menjadi resep stik kelor, resep roti (cake), teh celup kelor, resep mie kelor, resep krupuk kelor, resep kapsul kelor dan resep puding kelor.

Pengembangan resep-resep menu makanan itu, jelas Adrianus, untuk meningkatkan gizi anggota keluarga berekonomi lemah. Selain itu, untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

"Selain untuk gizi keluarga, juga melalui pelatihan ini, menu makanan yang diolah dari bahan dasar daun kelor dapat dijual untuk menghasilkan uang guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga," jelas Adrianus.

Adrianus juga mengatakan, yang melatih ibu-ibu KWT tersebut, adalah Ibu Santi dari SL Consultan.

Sementara itu, Direktur Radio Max Waingapu Foundation, Heinrich Dengi, juga mengatakan, manajemen lembaga itu melihat manfaat gizi yang besar dari daun kelor untuk keluarga.

VIDEO: Ini Anggota DPRD Termuda Kabupaten Ngada. Tekadnya Bulat untuk Rakyat. Ini Videonya

VIDEO: Wajah Lama Masih Menghiasi DPRD Manggarai Barat. Ini Video Pelantikannya

VIDEO: Simon Talan Ditemukan Tewas Mengapung di Embung Toblopo. Ini Videonya

Olehnya, pelatihan pengolahan aneka makanan yang berbahan dasar kelor itu dalam rangka memberdayakan masyarakat.

Untuk itu, kata Heinrich, Radio Max Waingapu Foundation bekerja sama dengan SL Consultan dan didukung LIFE Jepang, dan warga sekitar Translok untuk menyelenggarakan kegiatan itu.

Harapannya,  melalui pelatihan itu, ibu-ibu dapat menanam anakan kelor yang sudah harus  dimulai sejak musim hujan nanti. (POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Nonton Videonya Di Sini:

Penulis: Robert Ropo
Editor: Frans Krowin
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved