VIDEO: Harga Sayur-sayuran Dorong Terjadinya Deflasi di NTT. Simak Videonya
VIDEO: Harga Sayur-sayuran Dorong Terjadinya Deflasi di NTT. Hal ini terungkap dalam jumpa pers yang digelar BPS NTT di Kupang, Senin (2/9/2019).
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Frans Krowin
Inflasi Agustus 2019 didorong oleh penurunan indeks harga pada lima kelompok pengeluaran, dimana penurunan indeks terbesar terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 1,35%.
Diikuti kelompok transpor makanan jadi, perumahan dan pendidikan masing-masing sebesar 0,06, 0,03, 0,02 dan 0,01%. Kelompok sandang dan kelompok kesehatan mengalami penurunan indeks harga sebesar 0,31 dan 0,08%.
Searah dengan tahun sebelumnya Agustus 2018, kota Kupang mengalami deflasi sebesar 0,49%, pada Agustus 2019 ini Kota Kupang kembali mengalami deflasi sebesar 0,33%
Kelompok pengeluaran yang memberikan andil terbesar dalam pembentukan deflasi kota Kupang Agustus 2019, adalah kelompok bahan makanan dengan andil negatif sebesar 0, 32%.
Ia menyebutkan beberapa Komoditas utama yang menyumbang andil defllasi di Kota Kupang Agustus 2019, antara lain turunnya harga sawi putih, tomat sayur, bawang merah dan kangkung.
Selain itu, ikan tongkol, bawang putih, jagung manis, buncis cabe hijau dan terong panjang.
Sedangkan komoditas utama yang menghambat deflasi kota Kupang, antara lain naiknya harga cabai rawit, cabai merah, teri basah, daun seledri, ikan tembang, emas perhiasan, semangka, daging ayam ras, ikan kembung dan tauge atau kecambah.
"Bila bahan makanan dan transpor aman, maka semuanya bisa aman untuk NTT dan kota Kupang," ujarnya. (POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)
Nonton Videonya Di Sini: