HOAX
Mahasiswa di Maumere Ditangkap Karena Sebar Hoax Berikut 3 Kasus Hoax yang Hebohkan Masyarakat NTT
Mahasiswa di Maumere Ditangkap Karena Sebar Hoax Berikut 3 Kasus Hoax yang Hebohkan Masyarakat NTT.
Penulis: Eugenius Moa | Editor: maria anitoda
Mahasiswa di Maumere Ditangkap Karena Sebar Hoax Berikut 3 Kasus Hoax yang Hebohkan Masyarakat NTT.
POS-KUPANG.COM - Mahasiswa di Maumere Ditangkap Karena Sebar Hoax Berikut 3 Kasus Hoax yang Hebohkan Masyarakat NTT
Berita bohong (hoax) disebar oleh pemilik akun facebook APANCK, akan terjadi air laut pasang Selasa (19/2/2019) pukul 23.00 Wita meresahkan warga Kota Maumere di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aparat Polres Sikka bergerak cepat Rabu (20/2/2019) tengah malam pukul 01.30 Wita mengamankan YA (21).
• Jalan Nasional Dari Ndao Hingga Nangaba Perlu Diperlebar
• Lippo Group Serahkan BMBL Bagi Mahasiswa Berprestasi di Politani Negeri Kupang
• PT PELNI Buka Lowongan Gaji Fantastis Dimulai Dari 4,3 Juta, Ini Syarat Lengkap dan Alur Pendaftaran
Oknum mahasiswa berasal dari wilayah RT03/RW02, Kampung Wolofeo, Desa Renggarasi, Kecamatan Tanawawo.
“Yang bersangkutan diduga telah menyebarkan berita hoax lewat media sosial facebook, dengan nama akun APANCK.
Kami amankan YA Polres Sikka untuk dimintai keterangan,” kata Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S.IK, Rabu pagi di Maumere.
Tak hanya YA, Selasa pukul 23.00 Wita, Polres Sikka menemui Pastor Paroki Katedral Santo Yoseph Maumere, RD. Anis memberikan testimoni bahwa ia tidak tahu akan informasi yang dishare di facebook.
1. Teror Bom malam tahun baru di Kupang NTT
Hati hati menggunakan media sosial.
Seperti adagium jarimu harimau, tidak bijak dalam bermedsos bisa menjerumuskan dalam masalah dan berhadapan dengan proses hukum.
Seperti yang dialami EB (26), pria asal Kecamatan Maulafa Kota Kupang yang berprofesi sebagai petani ini diciduk tim Ditreskrimsus Polda NTT pada Senin (31/12/2018) pukul 15.00 Wita karena menyebar teror dan berita hoax di group Facebook Viktor lerik (veki lerik) bebas bicara bicara bebas.
• NTT Belum Ada Anggaran untuk Sekolah Aman Bencana
• Di Satar Mese, Jaringan Listrik Datang Warga Keberatan Pohonnya Ditebang. Ini Langkah Camatnya !
• Dikabarkan Telah Menikah dengan BTP alias Ahok, Ayah Puput Nastiti Devi Bongkar Sifat Asli Ahok
“Pada hari Senin tanggal 31 Desember 2018 pukul 15.00 Wita, telah diamankan seorang laki-laki berinisial a.n. EB (26 thn) agama Kristen, pekerjaan Tani yang beralamat di Kecamatan Maulafa, Kota Kupang,” bunyi rilis yang diterima POS-KUPANG.COM dari Subbidpenmas Bidang Humas Polda NTT.
Lebih lanjut, disampaikan pelaku diduga telah memposting di linimasa group Facebook Viktor lerik (veki lerik) bebas bicara bicara bebas dengan postingan
“Ada yang mau ikut ko…pi teror kow entar malam tanggal 1 ktong pi bom..selamatkan tanggal 1 Januari… auo ktong rame2...”
Pelaku diduga melakukan penyebaran berita bohong dengan maksud untuk membuat resah masyarakat.
Telah dilaksanakan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi-saksi, serta telah diamankan Barang Bukti (BB) berupa 1 unit Hp Samsung.
• WOW! Unwira Kupang Bangun BLK Bahasa dan Budaya Untuk PMI asal Provinsi NTT
• Live Streaming & Sinopsis Sinetron SCTV, Cinta Suci Edisi Malam Ini Episode Rabu 20 Februari 2019
• Ini Bandit Spesialis Pembobol Perumahan yang Tertangkap
Pelaku diduga melanggar pasal 45A ayat 1 jo pasal 27 UU No. 19 Tahun 2016 sebagai pengganti UU No.11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp 1M (Satu Miliar Rupiah).
2. Ancaman Bom Korem Wirasakti Kupang NTT
Polres Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menyelidiki akun Facebook teror bom yang ramai dibicarakan warga, Senin (14/5/2018).
Proses penyelidikan ini dilakukan lantaran postingan teror bom yang ditujukan ke Makorem 161 Wirasakti Kupang.
Postingan ini dinilai sudah sangat meresahkan banyak orang, di saat ancaman bom teroris yang terjadi di mana-mana dan sudah terjadi berulang-ulang kali di Surabaya, sejak kemarin hingga saat ini.
Postingan tersebut dilakukan oleh akun Facebook dengan nama Richo Lumba.
Richo dalam postingannya itu menulis "Untuk NTT blom sampai saatnya. Kalian tnggu aja kami akan BOM langsung di KOREM", di group Facebook 'Viktor Lerik (veki lerik) bebas bicara bicara bebas...'.
• Apa Yang Dilakukan Warga Oebufu Kota Kupang Ini Patut Ditiru Loh
• Di Satar Mese, Jaringan Listrik Datang Warga Keberatan Pohonnya Ditebang. Ini Langkah Camatnya !
• Teenager: Teeners Ini Tips dan Kata Mutiara Agar Membangun Rasa Saling Percaya Dengan Pasangan
Postingan ini kemudian meledak dengan tanggapan dari Netizen.
Berbagai komentar panas dilontarkan Netizen untuk menanggapi postingan Richo, kemudian berkembang hingga diketahui oleh pihak kepolisian.
Pihak Kepolisian Resort Kupang Kota langsung bergerak secara cepat untuk menyelidiki keberadaan akun bernama Richo Lumba tersebut.
Proses penyelidikan segera dilakukan untuk menjaga postingan ini tidak berkembang lebih meluas dan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Kupang.
Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho sangat menyesalkan oknum yang memposting ancaman bom tersebut.
Pihaknya sedang melakukan proses penyelidikan dan menghimbau agar masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan penyebaran isu seperti ini.
"Kepolisian saat sedang melakukan penyelidikan.
Kami minta masyarakat untuk tetap tenang dan jangan terprovokasi dengan berbagai postingan di media sosial yang berusaha untuk mengadu domba.
Diharapkan agar penggunaan media sosial juga secara bijak menanggapi setiap postingan provokasi atau hoax.
• Teenager: Teeners Ini Tips dan Kata Mutiara Agar Membangun Rasa Saling Percaya Dengan Pasangan
• Tebing Longsor Tutup di Ruas Jalan Ruteng-Iteng di Desa Umung
• Diduga Pakai Obat Kuat, Pria Ini Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Hotel
• Ini Yang Dilakukan Politani Negeri Kupang Terhadap Mahasiswa Penerima Bidikmisi
Urusan keamanan dan ketertiban merupakan prioritas kami", lanjut Anthon.
Masyarakat hendaklah peka dan secara bijak menanggapi berbagai isu ancaman yang berniat untuk merusak kenyamanan.
Jangan mudah terprovokasi dan tetaplah waspada terhadap berbagai ancaman.
3. Ancaman Bom di Transmart Kupang NTT
Polisi menetapkan MYM sebagai tersangka karena mengancam akan memasang bom di pusat perbelanjaan Transmart, Kupang.
Wakil Direktur Kriminal Khusus Polda NTT, AKBP Yandri Irshan mengatakan, yang bersangkutan mengaku tidak sengaja atau hanya iseng.
Yandri menambahkan, dari pengakuan tersangka, status berisi ancaman itu diunggahnya pada Minggu (4/3/2018) sekitar pukul 00.30 wita.
"Katanya dalam keadaan sadar dan sekedar iseng," ucap Yandri saat menggelar konferensi pers di Mapolda NTT, Selasa (6/3/2018).
MYM yang merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kupang ini ditangkap kepolisian Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda NTT pada Senin (5/3/2018) di kamar kosnya di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.
• Jalan Nasional Dari Ndao Hingga Nangaba Perlu Diperlebar
• Hanya Ingin Kuasai Harta Orangtua Angkat Ini yang Dilakukannya, Tapi Ujungnya Dipenjara
• Tebing Longsor Tutup di Ruas Jalan Ruteng-Iteng di Desa Umung
Setelah melakukan penyelidikan, pihaknya menemukan alat bukti yang cukup.
Sehingga ditingkatkan menjadi penyidikan dan yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka.
Polisi sudah mengantongi barang bukti berupa hasil screenshot status facebook tersangka, sim card dan satu buah hand phone milik pelaku.
Sejak bekerjasama dengan Direktur Cyber Mabes Polri, Polda NTT telah membentuk Satgas Nusantara untuk memantau aktifitas di media sosial (medsos).
Mantan Kapolres Belu ini menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati menggunakan media sosial.
"Harus dicerna dulu apakah hoax atau fakta.
Jika ternyata informasi itu hoax dan disebarluaskan maka akan berdampak hukum.
Gunakanlah medos sebaik-baiknya," imbuh Yandri.
MYM menulis status di Facebook yang meresahkan pengunjung Transmart Kupang di akun Facebook bernama Lymor Beitenis Lahoa.
• Lippo Group Serahkan BMBL Bagi Mahasiswa Berprestasi di Politani Negeri Kupang
• PT PELNI Buka Lowongan Gaji Fantastis Dimulai Dari 4,3 Juta, Ini Syarat Lengkap dan Alur Pendaftaran
• Setuju ! Siswa Bawa Motor Tak Punya SIM Orang Tua dan Wali Kelas Dipanggil
• KPK Berencana Sosialisasi Khusus LHKPN Kepada Anggota DPRD Gunungkidul, Ini Alasannya
• Ini Yang Dilakukan Politani Negeri Kupang Terhadap Mahasiswa Penerima Bidikmisi
"Sekarang semua status mengarah pada Transmart kamu tunggu besok b (saya) pi (pergi) pasang bom di Transmart dulu ew (ya)," tulis MYM. (*)
Follow Instagram POS-KUPANG.COM ya >>>
Jangan lupa subscribe Youtube POS-KUPANG.COM ya>>