Suami Cari Nafkah di Kalimantan, Ibu Muda di Manggarai ini Hamil dengan Ayah Mertua: Bayinya Dibuang
Suami Cari Nafkah di Kalimantan, Ibu Muda di Manggarai ini Hamil dengan Ayah Mertua: Bayinya Dibuang
Penulis: Aris Ninu | Editor: Eflin Rote
Suami Cari Nafkah di Kalimantan, Ibu Muda di Manggarai ini Hamil dengan Ayah Mertua: Bayinya Dibuang
POS-KUPANG.COM|RUTENG - Fakta mengejutkan terungkap saat penyidik Polres Manggarai mengembangkan kasus pembuangan bayi yang dilakukan Lediana Suweng beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, perempuan muda berusia 23 tahun ini tega membunuh dan membuang bayi yang dikandungnya. Hasil interogasi penyidik Polres Manggarai, bayi malang yang dibunuh dan dikubur itu adalah hasil hubungan gelap Lediana dan ayah mertuanya.
Lediana yang tinggal di Kampung Nggalang, Desa Pong Lengor, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai diduga kuat menguburkan bayi tersebut karena malu dan takut hubungan gelap dengan sang mertua diketahui keluarga dan suaminya.
• KONDISI TERKINI Korban Perkosaan Sopir Bemo Ini Trauma, Keluarga Harapkan Ada Pendampingan Psikologi
• Sopir Bemo Perkosa Siswi SD, Ibu Korban Ungkap Perubahan Sikap Sang Anak: Dia Trauma dan Ketakutan
• Fakta Terbaru Sopir Bemo Perkosa Anak SD, Korban Merasa Galau dan Dilema
Sang suami saat ini sedang merantau di Pulau Kalimantan guna menghidupi keluarga.
“Bayi malang itu dikubur Lediana usai melahirkan adalah anak hasil hubungan gelap Lediana dengan ayah mertuanya. Suami Lediana sedang berada di Kalimantan,” kata Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Wira Yudha, SIK saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM di Ruteng, Jumat (1/2/2019) siang.
Satria menjelaskan, bayi berjenis kelamin laki-laki yang dikubur ibunya di belakang rumah warga, telah diperiksa tim penyidik dan sudah ada permintaan visum et repertum (VER) kepada dokter setempat.
“Keterangan lebih lanjut masih menunggu ibu bayi tersebut benar-benar sehat agar diperiksa terkait perbuatannya. Kondisi Lediana masih lemah dan masih menjalani perawatan medis,” ujar Satria.
Dikatakan Satria, Penyidik Polres Manggarai telah melakukan penggalian kubur sang bayi yang dikuburkan ibunya usai melahirkan, Minggu (27/1/2019) malam.
• Sopir Bemo Perkosa Siswi SD di Kupang, Tetangga Beri Keterangan yang Mengejutkan
• Fakta Terbaru Sopir Bemo Perkosa Anak SD, Usai 3 Kali Digauli Sepanjang Malam, Lalu Ini yang Terjadi
• Di Kota Kupang Siswi SD Diperkosa Sopir, Pagi ini Orang Tua Korban dan Saksi Beri Keterangan
Ia mengatakan, penyidik akan terus bekerja guna mengungkap bagaimana proses sang ibu menguburkan bayi itu.
“Apakah bayi itu dikubur dalam keadaan hidup atau ada tindak pidana sebelum dikuburkan. Kita (kami) sedang lakukan pemeriksaan. Selain itu, apakah sang ibu melahirkan sendiri atau ada bantuan orang lain dan siapa ayah dari bayi tersebut. Tentunya penyidik akan bekerja,” ungkap Satria.
Ia menegskan, pada saat penggalian, bayi malang yang sudah dikuburkan diketahui berjenis kelamin laki-laki.
Sebelumnya, seorang bidan desa (Bides) bernama Erlin berhasil membongkar kasus pembuangan bayi yang dilakukan seorang perempuan bernama Lediana Suweng (23), warga Nggalang, Desa Pong Lengor, Kecamatan Rahong Utara, Manggarai.
Terungkapnya kasus ini telah disikapi aparat Reskrim Polres Manggarai melakukan tindakan penggalian kubur tempat bayi malang tersebut dikuburkan sang ibu.
• Ternyata Sebelum Diperkosa, Sopir Bemo Sempat Lakukan Hal Ini Pada Bocah SD Selama Beberapa Jam
• Sopir Bemo Tiga Kali Perkosa Siswi Kelas 6 SD Dalam Semalam
• Pemandu Lagu Ini Tak Kuasa Diperkosa, Di Bawah Ancaman Badik
Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu kepada POS-KUPANGH.COM di Ruteng, Kamis (31/1/2019) siang, menjelaskan, kasus dugaan pembuangan bayi yang dilakukan Lediana ini bermula dari interogasi Bidan Desa bernama Erlin terhadap pelaku.