Minggu, 19 April 2026

Tata Kelola Keluhan Warga Kota Kupang Ternyata Cuma Begini

Beberapa waktu yang lalu, di salah satu halaman Facebook, Darius Beda Daton dari Ombudsman NTT memuat beberapa

Editor: Dion DB Putra

Sebelum saya menutup tulisan ini, saya kembali meningformasikan bahwa pipa bocor yang saya laporkan belum diapa-apakan. Walaupun kemungkinan kebocoran pipa ini bisa diselesaikan dalam tempo 30 menit dan tidak butuh rapat SKPD dan anggaram besar. Namun kenyataanyaa, pipanya masih bocor.

Airnya masih menggenangi jalan pada saat PDAM mengalirkan air. Dan kalau tidak ditangani, tinggal menunggu waktu bodi jalannya akan rusak, terkikis oleh air. Jika hal-hal kecil semacam ini diabaikan, jangan heran jika kepercayaan masyarakat pun kian hari kian terkikis, seperti nasib jalan raya yang tergenang air PDAM.

Kami sebagai warga paham, tugas walikota sangat berat. Kami semua ingin berkontribusi untuk Kota Kupang yang lebih baik. Harapan kami, semoga semua keluhan dan informasi warga tidak hanya dicatat, tapi perlu ditindaklanjuti secara konkrit.

Semoga Kota Kupang makin maju dan menjadi rumah bersama buat kita semua. Semoga para pengelola Aplikasi Lapor tidak lupa menampilkan wajah pelayanan publik yang ramah. *

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved