TTS Terkini
Bupati TTS Buce Lioe Tinjau Langsung Pengerjaan Ruas Jalan Bonleu dan Sebau
Pemerintah daerah juga telah membuat pernyataan bencana dengan jumlah titik terdampak bencana sebanyak 15 titik.
Ringkasan Berita:
- Bupati TTS, Eduard Markus Lioe meninjau langsung pengerjaan ruas jalan Bonleu, Kecamatan Tobu dan jalan Sebau Mollo Utara
- Kedua ruas jalan ini mengalami kerusakan akibat kondisi tanah yang rawan longsor
- Pengerjaan ruas jalan ini, menegaskan perbaikan harus cepat dilakukan agar akses jalan tidak putus
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE - Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe meninjau langsung pengerjaan ruas jalan Bonleu, Kecamatan Tobu, dan kondisi di ruas jalan Sebau, Kecamatan Mollo Utara, Jumat (1/5/2026).
Bupati Eduard didampingi Kepala Dinas PUPR, Martelens Liu, dan Kalak BPBD Kabupaten TTS, drh. Daniar Aty untuk melihat kondisi ruas jalan yang rusak tersebut.
Kedua ruas jalan ini mengalami kerusakan akibat kondisi tanah yang rawan longsor dan labil di tambah curah hujan yang tinggi pada sepekan kemarin.
Ruas jalan Bonleu, Kecamatan Tobu nyaris putus total akibat tergerus longsor. Sedangkan ruas jalan Sebau yang menjadi penghubung Kecamatan Mollo Utara dan Kecamatan Tobu serta jalur TTS-TTU mengalami penurunan badan jalan sehingga sulit dilalui.
Baca juga: Pemkab TTS Gerak Cepat Atasi Titik Longsor dan Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak
Baca juga: Gerak Cepat, Bupati TTS Tinjau Longsor di Ajaopenu, Mollo Utara dan Desa Tobu
Bupati TTS, Eduard Markus Lioe yang meninjau langsung pengerjaan ruas jalan ini, menegaskan perbaikan harus cepat dilakukan agar akses jalan tidak putus.
"Mengenai titik jalan yang longsor di Sebau, dengan status jalan provinsi namun kita menyikapi dengan ambil bagian agar akses mobilisasi masyarakat tidak terputus. Hal ini agar kegiatan ekonomi dan lainnya tetap berjalan," ujar Buce Lioe panggilan akrab Eduard Markus Lioe.
Sejalan dengan perbaikan yang tengah diupayakan, pihaknya juga sambil berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi NTT untuk intervensi pemerintah provinsi.
"Tadi juga kita ke Bonleu, memang perlu penanganan serius karena ada jalur air. Kita upayakan perbaikan drainase pada jalur tersebut agar tidak terjadi patahan yang berkepanjangan yang mengganggu akses jalan terus, " tutupnya.
Cuaca yang mendukung hari ini memberikan kesempatan bagi para pekerja dari Dinas PUPR dapat melakukan pengerjaan pada titik ruas jalan Bonleu, kemudian direncanakan akan bergeser untuk pengerjaan ruas jalan Sebau.
Pemerintah daerah juga telah membuat pernyataan bencana dengan jumlah titik terdampak bencana sebanyak 15 titik.
Dari jumlah tersebut ada yang berupa kerusakan rumah akibat longsor dan angin kencang, ruas jalan yang rusak parah serta jembatan yang rusak. (any)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/BupatiTTS-Eduard-Lioe-pantau-longsor.jpg)