Kamis, 28 Mei 2026

Rote Ndao Terkini

KN Nipa Pasok 185 KL BBM untuk Jaga Nyala Listrik di Rote

Kapal Negara Nipa milik Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Kupang berhasil sandar di Pelabuhan Pantai Baru, Rote Ndao, Selasa (27/1)

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/HO
SANDAR DI ROTE - Kapal Negara (KN) Nipa membawa 185 KL BBM berhasil sandar di Pelabuhan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Selasa (27/1/2026) pukul 10.30 Wita.  

POS-KUPANG.COM – Di tengah tantangan cuaca ekstrem yang melanda perairan Nusa Tenggara Timur, sehingga terbit larangan berlayar oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III sejak kurang lebih 14 hari yang lalu, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci untuk menjaga ketersediaan energi listrik di Rote

Kapal Negara (KN) Nipa milik Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Kupang berhasil bersandar di Pelabuhan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, pada Selasa (27/1/2026) pukul 10.30 Wita dengan membawa misi krusial: mengangkut 185 Kiloliter (KL) BBM jenis solar untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Rote.

Kehadiran pasokan BBM ini menjadi angin segar bagi sistem kelistrikan di beranda selatan NKRI, mengingat tantangan logistik BBM di tengah kondisi laut yang tidak menentu.

Memanfaatkan Jeda Cuaca

Keberangkatan KN Nipa dilakukan dengan perhitungan matang. Kepala Seksi Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) dan Armada Kantor Distrik Navigasi Kupang, Lazarus Bole Padi menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau situasi cuaca untuk memastikan keselamatan pelayaran.

"KN Nipa bertolak ke Pulau Rote setelah kami mendapatkan prakiraan cuaca dari BMKG bahwa pada Selasa (27/01) ketinggian gelombang berada di bawah 2 meter," ujar Lazarus.

"Kami memanfaatkan momentum ini agar pasokan BBM untuk membangkitkan energi listrik untuk masyarakat Rote segera sampai dengan aman," tambahnya.

Transparansi Ketahanan Energi

Meski bantuan telah tiba, PLN tetap bersikap transparan mengenai kondisi kecukupan daya.

Manager PLN Unit Layanan Pembangkit Listrik (ULPL) Kupang, Agung Subangun merincikan dampak dari pasokan 185 KL tersebut terhadap durasi nyala listrik.

"Pasokan 185 KL BBM ini akan memperkuat ketahanan listrik selama kurang lebih 4,6 Hari Operasi Pembangkit (HOP). Dengan rata-rata pemakaian 40 KL per hari untuk operasi mesin secara kontinyu 24 jam, kondisi ini memang belum sepenuhnya aman 100 persen, namun sangat krusial untuk mengurangi pemadaman meluas di tengah situasi sulit saat ini," jelas Agung.

Apresiasi dan Kolaborasi Tanpa Batas

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, F. Eko Sulistyono menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang bahu-membahu mengatasi kendala logistik BBM ini.

"Ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi tanpa batas antar instansi dapat menjawab tantangan di lapangan. Terima kasih kepada Kantor Navigasi Kupang dan semua pihak yang telah membantu. Kami juga memohon dukungan doa dari seluruh masyarakat agar cuaca segera normal kembali sehingga pasokan BBM reguler dapat masuk dan kelistrikan di Pulau Rote pulih sepenuhnya," ungkap Eko.

Proses Distribusi yang Ketat

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved