NTT Terkini
Kwarda Pramuka NTT Punya Utang Rp 300 Juta, Anggarannya Dipangkas
Tahun 2026, Anggaran Kwarda Pramuka NTT sebesar Rp 1 miliar lebih dipangkas Pemprov NTT, imbas dari efisiensi anggaran.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Anggota Komisi V DPRD NTT, Kasimirus Kolo itu merasa aneh karena banyak kegiatan yang dilaksanakan Kwarda Pramuka NTT selama ini tidak menarik. Dia menilai, jambore yang diikuti Kwarda Pramuka NTT justru menghabiskan anggaran.
"Tidak inovatif. Hanya jambore nasional, jambore daerah. Itu kan rutin tiap tahun dan buang biaya juga," kata Kasimirus Kolo.
Mestinya, menurut Kasimirus Kolo, Kwarda Pramuka NTT merancang kegiatan yang relevan dengan kondisi saat ini. Misalnya saja, kolaborasi Pramuka dengan instansi teknis dalam pelaksanaan berbagai program, termasuk tanggap bencana alam.
Dengan sinergi, ujar Kasimirus Kolo, maka kegiatan atau program yang disiapkan Kwarda Pramuka NTT akan ikut terlaksana.
Kasimirus Kolo melihat, gerakan Pramuka di NTT selama ini belum terlihat baik. Terutama di sekolah-sekolah.
"Kalau baris-berbaris saja, buat apa. Kita bisa kasih anggaran tapi kita minta buatkan perencanaan, kegiatan yang menarik, bermutu dan berhubungan dengan persoalan bangsa," ujar Kasimirus Kolo.
Komisi V DPRD NTT berharap, Kwarda Pramuka NTT memiliki program yang tidak lagi kuno atau ketinggalan zaman. Publik, kata Kasimirus, ingin ada kontribusi nyata dari Pramuka NTT. (fan)
Berikut daftar utang sejak tahun 2024 oleh Kwarda Pramuka NTT:
1. Gaji Staf Kwarda: Rp.164.500.000
2. MUSDA Gerakan Pramuka: Rp125.000.000
3. Utang Pramuka Peduli: Rp 35.000.000. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Disparekraf NTT Soroti Kasus Penipuan dan Kualitas Layanan Wisata |
|
|---|
| BP3MI NTT Gagalkan Keberangkatan 7 CPMI Ilegal Asal TTS yang Diduga Akan Bekerja di Malaysia |
|
|---|
| Kanwil DJPb NTT Perkuat Sinergi dan Beri Apresiasi Kinerja Terbaik dalam Stakeholders Day 2026 |
|
|---|
| Rakernas 2026, PCI NTT Pastikan Lapangan Cricket Internasional di Kupang Digunakan Tahun Ini |
|
|---|
| Janji Gaji Rp 2,4 Juta Tak Terwujud, Guru PPPK Paruh Waktu Pemprov NTT Mengeluh dan BPJS Tak Aktif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kwarda-pramuka-ntt-1.jpg)