NTT Terkini
Kwarda Pramuka NTT Punya Utang Rp 300 Juta, Anggarannya Dipangkas
Tahun 2026, Anggaran Kwarda Pramuka NTT sebesar Rp 1 miliar lebih dipangkas Pemprov NTT, imbas dari efisiensi anggaran.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ringkasan Berita:
- Anggaran Kwarda Pramuka NTT pada tahun 2026 sebesar Rp 1 miliar lebih dipangkas Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT imbas efisiensi. Lain sisi, Kwarda juga memiliki utang hingga Rp 300 juta.
- Ketua Kwarda Pramuka NTT Sinun Petrus Manuk mengatakan, sebetulnya anggaran yang telah direncanakan itu untuk pembiayaan rutin kantor, dan jambore daerah hingga jambore nasional.
- Terhadap kondisi ini, Kwarda Pramuka NTT menemui Komisi V DPRD NTT.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG – Anggaran Kwarda Pramuka NTT pada tahun 2026 sebesar Rp 1 miliar lebih dipangkas Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT imbas efisiensi. Lain sisi, Kwarda juga memiliki utang hingga Rp 300 juta.
Ketua Kwarda Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk mengatakan, sebetulnya anggaran yang telah direncanakan itu untuk pembiayaan rutin kantor, dan jambore daerah hingga jambore nasional. Terhadap kondisi ini, Kwarda Pramuka NTT menemui Komisi V DPRD NTT.
"Itu soalnya. Siapa tahu ada jalan keluarnya. Kalau tidak ada, kami cari rumusan supaya kegiatan terlaksana," kata Sinun Petrus Manuk , Senin (20/4/2026) usai audiensi.
Sinun Petrus Manuk yang adalah Mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT itu mengatakan, semua peserta telah siap untuk mengikuti agenda yang sudah diprogramkan. Baginya, biaya itu tidak sekadar membawa peserta untuk mengikuti kegiatan.
Lebih dari itu, kata Sinun Petrus Manuk, kegiatan seperti jambore ini juga untuk menciptakan wawasan kebangsaan, membangun relasi antara semua peserta nasional serta memberi penguatan keterampilan dan kepemimpinan untuk peserta.
"Maka kita fasilitasi dengan baik supaya ketika tampil di nasional mereka punya rasa percaya diri. Mereka sama dengan daerah lainnya," kata Sinun Petrus Manuk.
Sinun Petrus Manuk berkata, pertemuan dengan Komisi V DPRD NTT itu membahas eksistensi gerakan Pramuka di NTT dan sejumlah kegiatan yang akan diikuti Kwarda Pramuka NTT. Ia memahami, situasi keuangan yang dialami Pemerintah.
Dari Komisi V DPRD NTT, kata Sinun Petrus Manuk, juga meminta agar Kwarda Pramuka NTT melakukan efisiensi anggaran. Manuk mengatakan, semua kegiatan ini tentu membutuhkan dukungan.
"Dalam beberapa kegiatan besar ini kami memang kesulitan anggaran. Kemudian kami coba berkomunikasi untuk minta dukungan DPRD. Khususnya, jambore daerah dan nasional kiranya menjadi optimal untuk menjaga nama dan kehormatan NTT," ujar Sinun Petrus Manuk.
Bagi Sinun Petrus Manuk, setiap rupiah yang diberikan untuk Kwarda Pramuka NTT berpartisipasi dalam kegiatan daerah dan nasional, sangat berpengaruh pada nama baik dan jejak NTT di level nasional.
Sinun Petrus Manuk bersyukur dengan respon dari Komisi V DPRD NTT. Rencananya, pekan ini akan dilakukan rapat bersama Kwarda Pramuka NTT, Dinas Pemuda dan Olahraga serta Badan Keuangan. Pertemuan itu untuk mengurai masalah ini.
"Sudah kita lakukan (usulan anggaran). Mungkin kondisi keuangan daerah tapi, mudah-mudahan ada ruang. Ini kena efisiensi. Dana Rp 1 miliar itu dipangkas 50 persen untuk membiayai rutin kantor, jambore daerah dan jambore nasional," ujar Sinun Petrus Manuk.
Ketua Fraksi NasDem DPRD NTT, Kasimirus Kolo mengatakan, Pramuka sangat penting. Diharapkan, Pramuka memainkan peran dalam pembinaan karakter kebangsaan.
| Wirausaha Iklim Harus Jadi Motor Transformasi Ekonomi Hijau NTT |
|
|---|
| Direktur UT Kupang Lantik Badan Pengurus Organisasi Mahasiswa UT Kupang |
|
|---|
| Bulog NTT Genjot Serapan Gabah dan Beras Lokal, Target 7.300 Ton Tahun 2026 |
|
|---|
| BERITA POPULER : Kemelut Kopdit Swasti Sari, Konflik di Adonara Timur, Kasus Penjualan Senpi |
|
|---|
| PLN Gelar Pesta Rakyat Gebyar Desaku Sebagai Kado Listrik Desa di TTS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kwarda-pramuka-ntt-1.jpg)