Editorial
Editorial: WFH ASN Efisiensi atau Simbolik
MULAI 1 April 2026, pemerintah menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN pusat dan daerah.
Dalam konteks seperti ini, kebijakan WFH berpotensi menciptakan ketimpangan baru dalam kinerja birokrasi. Instansi yang sudah digital akan semakin efisien, sementara instansi yang belum siap mengalami perlambatan kerja.
WFH setiap Jumat adalah langkah awal yang menarik, tetapi belum cukup untuk disebut sebagai reformasi birokrasi. Jika kebijakan ini berhenti pada pengurangan kehadiran fisik pegawai, maka ia akan menjadi simbol perubahan tanpa perubahan.
Namun, jika ia diikuti dengan transformasi sistem kerja berbasis kinerja, kebijakan ini berpotensi menjadi awal lahirnya birokrasi digital Indonesia yang sesungguhnya. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/WFH-hemat-APBN.jpg)