Kamis, 23 April 2026

Diskusi Publik PWI NTT

BRI Kuasai 70 Persen KUR NTT, Diskusi Publik PWI NTT

Pimpinan Cabang Kupang Bank Rakyat Indonesia (BRI), Terry Tambun, membeberkan dominasi penyaluran KUR di NTT.

POS-KUPANG.COM/ONONG BORO
Pengalungan selendang dari ketua PWI NTT, Fery Jahang Kepada jajaran pimpinan provinsi dan OJK, BI dan lembaga perbankan, pada Diskusi Publik bertema “Peran Perbankan Mendorong Pertumbuhan UMKM di NTT melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR)” di Aula Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Sabtu (21/2/2026). 

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena mengapresiasi PWI NTT yang menggagas diskusi tersebut. Menurutnya, inisiatif ini menunjukkan bahwa pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis pembangunan yang memiliki kepedulian nyata terhadap penguatan UMKM dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui fungsi kontrol sosial, pers dapat memastikan penyaluran KUR berjalan akuntabel. Dengan pemberitaan berbasis data dan fakta, pers turut mendorong akuntabilitas lembaga perbankan sekaligus memberi ruang bagi suara pelaku UMKM untuk didengar dalam proses evaluasi kebijakan pembiayaan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, terus berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, pendampingan, digitalisasi pemasaran, serta penguatan sinergi dengan lembaga keuangan. Penyaluran KUR diharapkan benar-benar menjangkau pelaku usaha produktif hingga ke pelosok desa, termasuk kelompok perempuan dan generasi muda.

Ketua PWI NTT, Fery Jahang, berharap diskusi ini memberi manfaat tidak hanya bagi wartawan, tetapi juga masyarakat NTT secara luas, khususnya pelaku UMKM yang membutuhkan akses permodalan.

Ia menambahkan, melalui forum ini, PWI ingin menjembatani kebutuhan pelaku UMKM dengan pihak perbankan agar tidak ada lagi keraguan dalam mengakses kredit usaha rakyat. “Melalui diskusi ini kami ingin menjembatani keinginan pelaku UMKM dengan pihak perbankan. Supaya UMKM tidak lagi ragu mengajukan kredit, dan perbankan juga bisa memberikan pemahaman yang jelas soal aturan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui momentum 80 tahun PWI, ia berharap insan pers di NTT terus berkontribusi dalam membangun daerah, termasuk dengan mengawal pertumbuhan UMKM sebagai salah satu pilar ekonomi di Nusa Tenggara Timur. 

Ketua Panitia HPN NTT 2026, Ryan Nong, menjelaskan diskusi publik ini merupakan rangkaian kegiatan puncak dalam peringatan HPN 2026 dan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

“Sebelumnya kami sudah melakukan beberapa kegiatan berupa bakti sosial bersih kota, donor darah, fun tournament tenis meja, dan puncaknya kita menggelar diskusi publik,” ujarnya.(uge/uan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved