Rabu, 8 April 2026

Diskusi Publik PWI NTT

BRI Kuasai 70 Persen KUR NTT, Diskusi Publik PWI NTT

Pimpinan Cabang Kupang Bank Rakyat Indonesia (BRI), Terry Tambun, membeberkan dominasi penyaluran KUR di NTT.

POS-KUPANG.COM/ONONG BORO
Pengalungan selendang dari ketua PWI NTT, Fery Jahang Kepada jajaran pimpinan provinsi dan OJK, BI dan lembaga perbankan, pada Diskusi Publik bertema “Peran Perbankan Mendorong Pertumbuhan UMKM di NTT melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR)” di Aula Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Sabtu (21/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pimpinan Cabang Kupang Bank Rakyat Indonesia (BRI), Terry Tambun, membeberkan dominasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Nusa Tenggara Timur (NTT).
  • Ia menyampaikan, sepanjang 2025 BRI menyalurkan KUR di NTT hampir Rp2 triliun pada segmen mikro di bawah Rp100 juta. 
  • Rinciannya, sektor nonproduksi sebesar Rp1,041 triliun kepada 30 ribu debitur dan sektor produksi Rp868 miliar kepada 28 ribu debitur.

 

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Pimpinan Cabang Kupang Bank Rakyat Indonesia (BRI), Terry Tambun, membeberkan dominasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia menyampaikan, sepanjang 2025 BRI menyalurkan KUR di NTT hampir Rp2 triliun pada segmen mikro di bawah Rp100 juta. Rinciannya, sektor nonproduksi sebesar Rp1,041 triliun kepada 30 ribu debitur dan sektor produksi Rp868 miliar kepada 28 ribu debitur.

“Total segmen KUR mikro sekitar Rp1,9 triliun. Komposisinya 45 persen sektor produksi dan 54 persen nonproduksi,” jelas Terry dalam Diskusi Publik Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Sabtu (21/2).

Selain itu, untuk KUR retail dengan plafon Rp100 juta hingga Rp500 juta, BRI menyalurkan sekitar Rp 349 miliar kepada 1.200 debitur. Secara total, penyaluran KUR di NTT pada 2025 hampir mencapai Rp3 triliun, dengan sekitar 70 persen di antaranya disalurkan BRI.

Menurut Terry, capaian tersebut didukung jaringan BRI yang luas di NTT, yakni 13 kantor cabang, lima kantor cabang pembantu, 103 BRI Unit, serta 27 kantor kas dan teras. Di lapangan, BRI juga didukung sekitar 500 tenaga pemasar KUR, termasuk 70 orang di wilayah Kupang.

“Angka dua triliun itu sebenarnya bukan angka fantastis. Kalau bisa tiga triliun pun kami siap. Tapi memang ada kendala di lapangan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tantangan terbesar bukan pada kelayakan usaha, melainkan pada riwayat kredit debitur yang tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Di era digital, seluruh data pinjaman, termasuk pembelian melalui paylater maupun pinjaman online dapat terdeteksi.

“Usahanya sudah visible dan layak, tapi saat kami masukkan NIK, semua data terbuka. Ada tunggakan lama, bahkan hanya Rp200 ribu tapi menunggak 360 hari. Secara aturan perbankan kami harus mundur,” katanya.

Terry juga menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang meminjamkan KTP kepada pihak lain untuk pengajuan kredit, sehingga saat mengajukan KUR, muncul catatan pinjaman yang tidak disadari pemilik identitas.

“Kadang nasabah bilang tidak pernah pinjam motor atau mobil, tapi ternyata dulu KTP-nya dipinjamkan. Ini jadi kendala besar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa KUR hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan, sementara plafon Rp100 juta sampai Rp500 juta wajib disertai jaminan. Sesuai regulasi terbaru, sektor produksi nonperdagangan kini dapat mengakses KUR berkali-kali dengan bunga tetap 6 persen, tanpa biaya administrasi dan provisi.

Terry menambahkan, dana KUR berasal dari dana perbankan, sedangkan pemerintah hanya memberikan subsidi bunga. Karena itu, prinsip kehati-hatian tetap dijalankan agar kualitas kredit terjaga.

“Tantangan kita bersama adalah literasi dan edukasi. Hal kecil seperti tunggakan Rp50 ribu atau Rp100 ribu bisa membuat peluang mendapatkan pembiayaan lebih besar menjadi tertutup,” tegasnya.

BRI menargetkan penyaluran KUR di NTT tahun 2026 sebesar Rp1,9 triliun dan optimistis dapat melampaui angka tersebut, sepanjang didukung peningkatan literasi dan disiplin finansial masyarakat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved