Senin, 27 April 2026

NTT Terkini

Warga Timor Leste Gerah Ulah Debt Colector di NTT 

Konsul Espedito didampingi Sekretaris III Konsulat RDTL, Cesaltina da Costa da Silva, serta salah satu staf konsulat, Sarce Kabosul. 

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
AUDIENSI - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menerima audiensi Konsul Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), Espedito da Conceicao Ribeiro dan jajaran pada Selasa (9/12/2025). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Warga negara Republik Demoratik Timor Leste (RDTL) merasa gerah dengan ulah debt collector di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga menyasar kendaraan mereka. 

Saat melakukan audiensi dengan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, pihak Konsulat RDTL meminta perhatian pemerintah terhadap persoalan itu. 

Adapun audiensi antara Konsul RDTL, Espedito da Conceicao Ribeiro dan Gubernur Melki Laka Lena berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTT pada Selasa (9/12/2025). 

Konsul Espedito didampingi Sekretaris III Konsulat RDTL, Cesaltina da Costa da Silva, serta salah satu staf konsulat, Sarce Kabosul. 

Baca juga: PM Xanana Ingatkan Pentingnya Hubungan Baik Warga Perbatasan Indonesia dan Timor Leste

Cesaltina da Costa da Silva pada kesempatan itu menjelaskan bahwa keberadaan debt collector yang acap kali mengejar kendaraan milik warga Timor Leste telah berdampak negatif pada kunjungan wisatawan ke Kupang.

Menurut dia, setiap menjelang Natal, Kota Kupang selalu dipadati wisatawan asal Timor Leste, yang berkontribusi signifikan terhadap pemasukan negara, baik melalui biaya masuk kendaraan di perbatasan maupun belanja langsung di wilayah NTT.

Namun, aktivitas debt collector yang kerap menghentikan dan mengincar kendaraan mereka—meski kendaraan tersebut telah memiliki dokumen resmi RDTL—membuat para wisatawan merasa tidak aman.

“Persoalan ini secara langsung memengaruhi minat kunjungan warga kami ke Kupang. Karena itu, kami meminta dukungan Bapak Gubernur untuk memperhatikan masalah ini secara serius,” ujar Cesaltina.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan komitmennya untuk segera menindaklanjuti persoalan debt collector yang meresahkan warga Timor Leste. Ia menegaskan bahwa keamanan wisatawan adalah prioritas pemerintah daerah.

“Kami akan memberikan perhatian khusus terhadap kasus debt collector ini. Keamanan dan kenyamanan wisatawan dari Timor Leste menjadi tanggung jawab kami,” ujar Gubernur Melki.

Selain persoalan debt collector, kedua pihak juga membahas rencana perayaan ulang tahun Presiden RDTL, Jose Ramos Horta, yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), serta dorongan pembukaan penerbangan langsung Kupang–Dili untuk mempermudah mobilitas warga kedua negara.

Pihak konsulat meminta dukungan pengamanan dari Pemerintah Provinsi NTT terkait perayaan ulang tahun Presiden Jose Ramos Horta yang akan digelar di TTS.

Gubernur Melki menyatakan, Pemerintah Provinsi NTT siap untuk mendukung pengamanan kegiatan besar yang akan dilaksanakan dalam rangka perayaan ulang tahun Presiden Ramos Horta di wilayah TTS. 

Gubernur menambahkan bahwa Pemerintah NTT terbuka untuk memperkuat kerja sama regional, termasuk mendorong penerbangan langsung Kupang–Dili. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved