Senin, 27 April 2026

Nasional Terkini

Yogyakarta "Istimewa" bagi Mahasiwa Timor Leste

Dalam kunjungan itu, PM Xanana Gusmao diterima oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao (kiri) bersama dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keputihan Yogyakarta, Senin (8/12/2025). 

POS-KUPANG.COM, YOGYAKARTA - Provinsi DI Yogyakarta telah menjadi tempat yang istimewa bagi pemuda pemudi Timor Leste khusunya yang berstatus sebagai mahasiswa

Sebagai salah satu Kota Pendidikan di Indonesia, Yogyakarta terbuka terhadap mahasiswa yang melanjutkan studi di kota itu, termasuk dari luar negeri seperti Timoe Leste. 

Perdana Menteri (PM) Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao dalam kunjungan yang berlangsung pada Senin (8/12/2025), pun memberi apresiasi tinggi terhadap Yogyakarta yang disebutnya ‘istimewa’ bagi para pemuda-pemudi Timor Leste.

Baca juga: PM Xanana Ingatkan Pentingnya Hubungan Baik Warga Perbatasan Indonesia dan Timor Leste

“Dari dulu, masih (bersama) Indonesia, sudah lebih dari 5.000 orang ke Yogyakarta untuk belajar. Sekarang ini ada ratusan orang pemuda yang belajar ke sini," ungkap PM Xanana Gusmao di Kompleks Kantor Gubernur, Kepatihan, Yogyakarta.

Dalam kunjungan itu, PM Xanana Gusmao diterima oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

"Tetapi (pertemuan) hari ini bukan untuk pertemuan kerja. Hari ini saya bertemu dengan Yang Mulia Sultan untuk belajar sedikit tentang sejarah,” kata dia mengutip KBRN.

Dalam kunjungan ramah tamah tersebut, Xanana Gusmao juga mengagumi posisi penting DIY dalam perjalanan panjang bangsa dan negara Indonesia. Namun uniknya, salah satu alasan Xanana ingin berkunjung ke Yogyakarta adalah ingin melihat Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, yang dikira Xanana berada di Yogyakarta.

“Apa yang ingin saya selalu ingin, ingin ke sini adalah Borobudur, karena itu dekat Yogyakarta, tapi tidak tahu perbedaan unik Yogyakarta dengan provinsi-provinsi lainnya. Dan kehormatan besar sekali, saya bisa berbicara dengan Sultan, dan saya mengerti dan tahu perbedaan unik ini,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengapresiasi kunjungan Xanana Gusmao untuk kali pertama ke Yogyakarta. Gubernur juga berharap sinergi terus terjalin dengan baik, khususnya antara Yogyakarta dan Timor Leste.

“Atas kehadiran beliau, memang saya tadi sempat berdialog. Saya kira kita sama-sama belajar juga untuk bisa memahami antar-bangsa, antar-negara, terkait sejarah atau menyangkut hal-hal lain untuk bisa saling menghargai,” kata Gubernur.

Berkaitan dengan apresiasi Yogyakarta sebagai Kota Pendidikan, Sultan berharap tetap banyak mahasiswa asal Timor Leste yang menempuh pendidikan di Yogyakarta di kemudian hari.

“Semoga harapan saya, bagaimana masa depan anak-anak dari Timor Leste sudah banyak yang belajar di Yogyakarta, khususnya di bidang pendidikan, semoga hubungan ini bisa terjalin dengan baik,” ujarnya.

PM Timor Leste pun sempat menjawab pertanyaan awak media soal konflik regional di Kawasan Asia Tenggara yaitu antara Kamboja dan Thailand. Xanana Gusmao berharap negara-negara ASEAN lainnya mau bergandengan tangan untuk menciptakan kondusivitas di Asia Tenggara. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved