NTT Terkini

BERITA POPULER- Komunitas Grab Kenakan Pita Hitam, Isu Lingkungan Hidup dan Tour de EnTeTe 2025

Komunitas Grab Kota Kupang juga menggelar aksi bakar lilin di Kantor Grab Kota Kupang, di Kecamatan Oebobo

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
SOLIDARITAS OJOL - Aksi solidaritas komunitas Grab Kota Kupang, Provinsi NTT, atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang dilindas rantis Brimob di Jakarta, Jumat (29/8/2025). 

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, SP, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Pentas Budaya Sagi So’a dan Larik Riung 2025 yang digelar Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) Kupang di Taman Budaya Gerson Poyk, Sabtu (30/8/2025).

Dalam sambutannya, Bernadinus menyampaikan rasa hormat kepada Gubernur NTT, Wali Kota Kupang, Forkopimda, serta seluruh tamu undangan yang hadir mendukung acara budaya tersebut. 

Ia juga memberi penghargaan kepada panitia, IKADA, serta komunitas So’a dan Riung yang dinilainya telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam melestarikan budaya leluhur.

Baca selengkapnya di sini

4. Komunitas Grab Kota Kupang NTT Kenakan Pita Hitam Bikin Aksi untuk Affan

Komunitas Grab di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengenakan pitam hitam. Mereka berduka cita atas meninggalnya seorang ojek online (Ojol), Affan Kurniawan saat demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025) dini hari. 

Affan tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polda Metro Jaya. Nyawa Affan tidak tertolong meski sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit. 

Selain mengenakan pita hitam, Komunitas Grab Kota Kupang juga menggelar aksi bakar lilin di Kantor Grab Kota Kupang, di Kecamatan Oebobo, Jumat (29/8/2025) petang. 

Baca selengkapnya di sini

5. Pentas Budaya Sagi Soa dan Larik Riung Wujud Cinta Budaya Lokal

Pentas Budaya Sagi So’a dan Larik Riung 2025 yang digelar Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) Kupang di pelataran Taman Budaya Gerson Poyk, Sabtu (30/8/2025), menjadi puncak perayaan budaya warga Ngada dan Riung di Kota Kupang. 

Ketua Panitia, Antonius Gili, SE, menyebutkan bahwa acara ini merupakan hasil dari rangkaian panjang persiapan sejak awal tahun.

“Kegiatan hari ini adalah puncak dari proses panjang yang dimulai sejak syukuran rebah Februari 2024. Kami juga telah menggelar talkshow budaya serta acara adat Pokok Angga sebagai bagian dari persiapan menuju pementasan ini,” kata Antonius Gili dalam sambutannya.

Baca selengkapnya di sini

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved