NTT Terkini

Uskup Ruteng Minta Dukungan Umat Setelah Terpilih Jadi Anggota Dikasteri Para Imam di Vatikan

Menurut Uskup Siprianus, Ia terpilih menjadi anggota Dikasteri, merupakan kabar gembira bagi seluruh para imam dan umat di Keuskupan Ruteng. 

|
Penulis: Robert Ropo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-PLN
Uskup Ruteng Mgr. Siprianus Hormat, Pr, 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG - Gereja Katolik Indonesia patut bersyukur, Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, Pr ditunjuk oleh Paus Leo XIV sebagai anggota Dikasteri untuk para imam ( Dicastery for the Clergy) di Vatikan.

Uskup Ruteng, Mgr. Siprianus Hormat, ketika diwawancarai POS-KUPANG.COM, Jumat 29 Agustus 2025 di Ruteng, mengatakan, ini merupakan suatu panggilan, juga suatu kepercayaan yang diberikan oleh Paus Leo XIV menjadi anggota Dikasteri untuk para klerus di Roma. 

 Uskup Siprianus siap menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik atas perutusan itu.

"Sebenarnya ini tugas perutusan gereja, tentu pemilihan ini juga merupakan sebuah panggilan juga untuk mengambil bagian dalam tugas perutusan gereja yang lebih luas, selain Keuskupan Ruteng, Konferensi Wali Gereja Indonesia, dan juga tugas perutusan ke gereja Universal dalam Dikasteri untuk para klerus di Roma ini," ujarnya.

Uskup Siprianus juga menegaskan, ia dipilih menjadi anggota Dikasteri benar-benar penentuan dari Roma. 

"Ini merupakan murni penentuan dari Roma, kemarin jam 12 dari Roma umumkan deretan ini," ujarnya. 

Menurut Uskup Siprianus, Ia terpilih menjadi anggota Dikasteri, merupakan kabar gembira bagi seluruh para imam dan umat di Keuskupan Ruteng. 

"Ini merupakan kabar gembira untuk keuskupan kita (Keuskupan Ruteng), tetapi terlebih khusus para imam karena saya persis menjadi anggota Dikasteri untuk para imam atau klerus ini. Artinya mungkin mereka lihat selama ini kita cukup satu ya, kompak dalam menjalankan tugas perutusan di gereja lokal Keuskupan Ruteng.  Ini mungkin salah satu pertimbangan. Saya sebagai uskup cukup dekat dengan para imam, menjadi sahabat perjalanan baik dalam panggilan maupun tugas perutusan di gereja lokal keuskupan Ruteng," ujar Uskup Siprianus. 

Uskup Siprianus juga mengatakan, ia tetap menjalankan tugas sebagai Uskup Ruteng dan  menjalankan tugas sebagai anggota Dikasteri

"Saya tetap di sini, mungkin ada tugas-tugas tertentu yang harus duduk bersama di Roma, Vatikan. Mungkin di awal ini harus pertemuan atau audiens bersama Bapa Paus," ujarnya.

Uskup Siprianus juga meminta doa dari seluruh umat khususnya umat Keuskupan Ruteng, agar ia mampu menjalankan tugas perutusan sebagai Dikasteri itu dengan baik. 

Baca juga: Paus Leo XIV Angkat Uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat sebagai Anggota Dikasteri Vatikan

Romo Patrik Guru yang juga Ketua Yayasan Persekolahan Sukma Pusat, Keuskupan Ruteng, menyampaikan proficiat kepada Uskup Ruteng Mgr Siprianus Hormat yang dipilih oleh Paus Leo ke-XIV sebagai anggota Dikasteri. Menurutnya ini merupakan jabatan yang sangat prestisius dan juga merupakan Imam atau Uskup  orang Indonesia pertama yang terpilih menjadi anggota Dikasteri ini. 

"Ini jabatan sangat prestisius yang diberikan oleh Bapak Paus Leo XIV untuk Bapak Uskup Mgr Siprianus. Bapa Uskup otomatis akan menjalankan banyak tugas yang berhubungan dengan para imam atau klerus sedunia. Saya bangga karena satu-satunya imam orang Manggarai yang dipilih menjadi Dikasteri jajaran kepemerintahan Negara Vatikan setara Kementerian," pungkasnya.

Fungsi Dikasteri

Dikasteri merupakan lembaga resmi dalam Kuria Romawi, struktur kepemimpinan pusat Gereja Katolik, yang membantu Paus dalam memimpin Gereja universal.

Setiap dikasteri memiliki fokus tugas masing-masing, seperti evangelisasi, ajaran iman, kehidupan bakti, umat awam, atau dialog antaragama.

Dikasteri untuk Para Imam secara khusus menangani hal-hal yang berkaitan dengan imam diosesan dan diakon. Fungsi utamanya antara lain sebagai berikut.

Pertama, mendampingi imam dan diakon dalam kehidupan pastoral, spiritual, dan tugas penggembalaan mereka.

Kedua, mengawasi formasi calon imam di seminari, termasuk pendidikan rohani, intelektual, dan pastoral.

Ketiga, memberikan pedoman dan dispensasi yang diperlukan bagi para imam.

Keempat, membantu Paus dalam penggembalaan Gereja universal melalui laporan, saran, dan masukan terkait kehidupan dan pelayanan para imam.

Dengan menjadi anggota dikasteri ini, Mgr. Siprianus ikut ambil bagian dalam proses musyawarah Gereja universal, memberikan suara dan pengalaman Gereja lokal di Ruteng serta Indonesia dalam pembahasan yang memengaruhi kehidupan para imam di seluruh dunia.  (rob)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved