Opini
Opini: Arsip
Pengarsipan membuat kita bisa mengevaluasi, bahkan memperbaiki hal-hal yang pernah kita kerjakan dan kita catat.
Salah satu bentuk pertanggungjawaban perolehan nomor seri tersebut adalah dengan mengirimkan bukti terbit ke sejumlah lembaga arsip. KITLV adalah satu dari tiga lembaga arsip yang kepadanya Santarang dikirimkan secara berkala.
Dua lembaga lain adalah LIPI (sekarang telah berubah menjadi BRIN), dan Indonesia Tera di Magelang. Ketiga lembaga setidaknya sama-sama mengoleksi terbitan Santarang 2012—2016.
Berdasarkan berita resmi komunitas di website penerbit, sejumlah judul yang diakuisisi KITLV-Jakarta sebagai berikut:
(1) Empat karya Adrianus Ngongo, (a) Simulakra Pendidikan, (b) Docendo Discere, (c) Membongkar dari Dalam, dan (d) Guru dan Literasi Digital;
(2) Lima karya Sipri Senda (a) Gara-Gara Frater Lipus, (b) Romo dan Frater dalam Keseharian, (c) Romo dan Frater Lipus, (d) Kisah Pagi, (e) Mukjizat Terakhir (antologi karya sastra memperingati perayaan perak imamat Romo Sipri Senda);
(3) Enam karya Mario F. Lawi, (a) Daba: Ritus Inisiasi Anak Jingitiu di Desa Pedarro, Pulau Sabu (ditulis bersama Tersiana A. Huki), (b) Sejarah Lenyap dalam Ruang Pameran, (c) Ekaristi: Buku Puisi, (d) Menemukan Priamel di Bulan, (e) Rumah Kertas, Toko Buku dan Punica, dan (f) Homo Narrans (diterbitkan Pickpockie dan Scrinium);
(4) Empat karya seminaris dan alumni Seminari Menengah Santo Rafael Oepoi, (a) Bersama Santo Rafael di Ladang Tuhan, (b) Mawar Gaib Misa Pagi, (c) Petik Duit Pakai Pena: Kumpulan Makalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, (d) Menyisir Kenangan, Menyusur Zaman: Festschrift 40 Tahun Seminari Menengah St. Rafael Oepoi, Keuskupan Agung Kupang;
(5) Sejumlah antologi, karya sastra, maupun buku-buku tanpa ISBN, antara lain, (a) Jasad sang Pelacur dan Pemakaman Keduanya (buku cerpen Christian Dan Dadi), (b) Lalu Kau Menulis Atambua (buku puisi Ricky Ulu), (c) Seroja Mekar di Telaga Duka (antologi puisi tentang Badai Seroja di Kota Kupang),
(d) Asa Ai Sorun (buku cerita anak Saddam HP), (e) Siklaloti (esai bahasa Kupang karya Amanche Franck), (f) Nadus dan Tujuh Belas Pasung (antologi cerpen ODGJ terbitan Klub Buku Petra),
(g) Perjalanan Mencari Ayam (buku cerpen Armin Bell), (h) Imaji Biblikal dan Penghayatan Iman Personal: Pembacaan Estetik Teologis terhadap Puisi-Puisi Mario F. Lawi (buku kritik sastra karya Giovanni A.L. Arum).
Buku-buku dan jurnal Santarang yang diakuisisi KITLV-Jakarta berasal dari arsip penerbit selama 14 tahun, terutama arsip digital Santarang. Akuisisi tersebut juga menambah panjang daftar lembaga yang mengarsipkan terbitan-terbitan Dusun Flobamora.
Sebelumnya, ada Perpusnas RI, Perpustakaan Provinsi NTT, Balai Bahasa NTT, Perpustakaan Cendekia (Pusat Budaya Indonesia, Dili, Timor Leste), LIPI, Perpustakaan Program Magister Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dan Yayasan Indonesia Tera (Magelang).
Ini belum termasuk arsip dalam bentuk lain, seperti dokumentasi pameran karya komunitas yang dipajang sepanjang perhelatan Jakarta International Literary Festival 2022 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, atau yang dikirim komunitas ke berbagai lembaga yang mengadakan sayembara penulisan.
Jika kita menengok ke belakang, dalam gerakan literasi yang marak di NTT, kita dengan mudah menemukan bertebarannya kelas-kelas menulis cepat. Namun, kita sendiri jarang memikirkan, bagaimana tulisan-tulisan tersebut disimpan dan diakses?
Satu contoh kecil dari lima tahun lalu. Adik bungsu saya, ketika mengenyam pendidikan di salah satu sekolah swasta di Kupang, diminta untuk mengikuti proyek penerbitan buku sebagai bagian dari program literasi di sekolah mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Mario-F-Lawi-penyair.jpg)