Opini
Opini: Sistem Tanam Marginal
Pemanfaatan lahan marginal juga membuka peluang untuk mengurangi ketergantungan pada lahan subur yang semakin sempit
Selain itu, akses ke teknologi modern seperti sensor tanah, varietas unggul, dan informasi iklim masih terbatas di daerah semi-kering.
Infrastruktur irigasi dan transportasi yang minim semakin mempersempit peluang implementasi, sehingga produktivitas lahan tetap rendah meski prinsip sistem tanam marginal sudah diketahui.
Perubahan iklim dan pola hujan yang tidak menentu menambah risiko gagal panen, sehingga strategi mitigasi menjadi sangat penting.
Pendekatan berbasis prediksi cuaca, adaptasi varietas tahan kekeringan, serta pengelolaan air dan tanah yang tepat menjadi kunci untuk mengurangi kerugian dan menjaga keberlanjutan produksi.
Mengatasi tantangan ini sangat penting. Sistem tanam marginal tidak boleh hanya sebatas konsep.
Praktik nyata harus diterapkan di lapangan. Hal ini meningkatkan produktivitas, ketahanan pangan, dan kesejahteraan petani. (*)
Simak terus berita, cerpen dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Yoseph-Yoneta-Motong-Wuwur.jpg)