Opini
Opini: Menemukan Kedalaman Iman melalui Pengampunan
Pengampunan yang sejati tidak pernah datang melalui ancaman, kekerasan, atau paksaan rasa takut.
Harapan yang ditawarkan oleh iman adalah sebuah jalan cahaya yang terbuka di kedalaman batin kita, yang tanpanya segala kenikmatan hidup bisa memudar menjadi kehampaan.
Menemukan kedalaman iman melalui pengampunan berarti berani mengatakan "Ya" kepada kasih, bahkan saat kita merasa miskin secara rohani atau merasa bahwa Tuhan sedang diam membisu.
Pengampunan telah mendahului setiap jawaban kita; kita telah dikasihi bahkan sebelum kita mampu membalas kasih tersebut, dan kenyataan inilah yang seharusnya menggerakkan kita untuk terus melangkah maju.
Dengan menerima pengampunan dan memberikan pengampunan secara terus-menerus, kita membiarkan seluruh keberadaan kita diubah langkah demi langkah menuju kepenuhan hidup yang sejati.
Kehidupan pada akhirnya menjadi indah, bukan karena hilangnya cobaan atau penderitaan, melainkan karena hadirnya kasih yang menanggung segala sesuatu, memberikan makna baru bagi setiap desah napas kita, dan memandu kita dari satu penemuan ke penemuan baru dalam cahaya yang tak pernah padam. (*)
Simak terus berita dan artikel opini POS-KUPANG.COM di Google News
| Opini: Fundamental Ekonomi untuk Kestabilan, Ketangguhan dan Kemandirian Guna Mencapai Kesejahteraan |
|
|---|
| Opini: Ribut-ribut Konflik Norma di Boti |
|
|---|
| Opini: NTT Hari Ini- Teras Mediator Antar Budaya |
|
|---|
| Opini: Dinamika Kesuburan Tanah |
|
|---|
| Opini: Selamat Datang Mas Gibran- Refleksi Paskah dari Gerbang Selatan Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Darvis-Tarung1.jpg)