Jumat, 5 Juni 2026

Opini

Opini: Penulis Dua Jiwa Satu Perjalanan

Dari proses panjang itulah, seorang wartawan perlahan bertumbuh menjadi penulis yang menenun kisah dengan kedalaman rasa.

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
POS-KUPANG.COM/HO
Novel Lamauri karya Fince Bataona. 

Satu kesalahan arah saja dapat berujung petaka dimana perahu bisa dihantam ekor paus yang mengamuk atau karam oleh gelombang yang tak terduga.

Di sinilah kedua kisah itu bertemu dalam makna yang lebih dalam. Lamafa dan Lamauri bukan sekadar dua peran dalam tradisi perburuan paus, tetapi lambang dari kerja sama dan keseimbangan hidup. 

Keberanian Lamafa membutuhkan ketenangan dan ketelitian Lamauri. Sebaliknya, keahlian Lamauri tak akan berarti tanpa keberanian Lamafa yang berdiri di depan menghadapi laut lepas.

Dari dua tokoh ini, pembaca diajak merenungkan nilai yang lebih luas yakni pentingnya kolaborasi, kesucian hidup, serta kemampuan mengendalikan arah perjalanan baik di laut maupun dalam kehidupan. 

Sebab tanpa hati yang bersih dan kendali yang bijaksana, perjalanan manusia mudah tersesat dari tujuan.

Melalui dua novel ini, Fince Bataona seakan mengajak pembaca menyelam ke dalam jiwa Lamalera, ke tempat di mana laut bukan hanya ruang mencari nafkah, tetapi juga ruang belajar tentang keberanian, pengorbanan, dan kebersamaan.

Dua karya ini menjadi persembahan berharga bagi dunia sastra dan budaya lokal. 

Sebuah undangan terbuka bagi para pembaca untuk menjelajahi kisah Lamafa dan Lamauri, sekaligus memetik hikmah dari dua peran yang mengajarkan kita tentang hidup yang lebih beradab, bermartabat, dan selalu berada dalam kendali nurani.

Pada akhirnya, Lamauri bukan sekadar sebuah novel untuk dibaca lalu dilupakan. 

Ia adalah panggilan dari laut Lamalera, desir angin yang membawa kisah keberanian, ketekunan, dan kebijaksanaan manusia yang belajar mengendalikan arah hidupnya di tengah gelombang yang tak selalu bersahabat. 

Karena itu, jangan biarkan kisah ini hanya berlabuh di kejauhan. Raihlah buku Lamauri, bukalah halamannya, dan biarkan diri Anda ikut berlayar bersama peledang Lamalera untuk menyusuri samudra nilai, keberanian, dan kebijaksanaan hidup. 

Bacalah, milikilah, dan sebarkan kisahnya, agar semangat Lamalera terus hidup di hati para pembacanya. (*)

Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News

 

 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved