Jumat, 5 Juni 2026

Opini

Opini: Komentar Apa Lagikah yang Tersisa?

Pedagang bakso lebih tragis lagi. Dulu pelanggan bertanya, “Baksonya isi apa?” Sekarang bertanya, “Kuahnya gratis kan?”

Tayang:
Editor: Dion DB Putra
fransiscusgo.com
Fransiscus Go 

Oleh: Fransiscus Go

Pelopor gerakan BAJAGA

POS-KUPANG.COM - Pedagang kecil itu mungkin makhluk yang luar biasa. Mereka adalah satu-satunya spesies ekonomi yang setiap hari mendengar kabar harga naik, tetapi tetap dituntut tersenyum kepada pelanggan.

Harga beras naik.

Minyak goreng naik.

Gas naik.

Telur naik.

Cabai naik.

Bawang naik.

Yang tidak naik cuma semangat hidup, karena sudah kelelahan duluan.

Baca juga: Opini: Pemecatan Mendadak Kepala Badan Gizi Nasional

Namun pedagang kecil masih berusaha bijaksana. Mereka tidak langsung menaikkan harga. 

Mencoba bertahan. Mencoba memahami keadaan. Mencoba menjadi pahlawan inflasi tanpa piagam penghargaan.

“Sudahlah, pakai harga lama saja.” Begitu pikir mereka. Lalu mereka menunggu pembeli.

Dan menunggu.
Dan menunggu.
Dan menunggu.

Sampai lalat yang lewat mulai dianggap pelanggan potensial.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved